Tumbuh Dan Membesarkan Gerakan Zakat Bersama Dompet Dhuafa

seorang pengrajin batik yang sedang membatik motif Sidoasih 

Ibu saya single parent, meskipun menghidupi kami sendirian ibu itu punya prinsip. Ga mau terbiasa meminta pertolongan orang lain. “ Minta itu sama Allah dan perbanyak sedekah, biar Allah yang kasih jalan keluar” begitu nasihat beliau. Makanya dari kecil saya sudah biasa disuruh ibu nganter makanan ke tetangga. Meskipun cuman sepiring kecil bakwan jagung misalnya ibu ga malu tuh buat ngasih ke tetangga.

Nyeri Sendi? Atasi dengan K-AyuArtis Oil

Nyeri Sendi? Atasi dengan K-AyuArtis Oil



Saya ingat banget pas kemarin melancong ke KL dan SG kami kemana-mana banyak jalan dibanding naik kendaraan. Padahal kalau di Jogja saya terbiasa naik kendaraan. Ke pasar yang dekat aja saya mending melipir naik Beat unyu-unyu milik saya daripada naik sepeda misalnya. Asli kakinya ga kuat. Nah, pas traveling kemarin habis deh lutut saya dihajar buat jalan kaki kemana-mana. Ya Allah, bahkan pas hari terakhir di Singapore itu saya naik tangga penyebrangan jalan aja sampai setengah ngesot hahahaha. Beneran sakitnya. Balik ke Jogja langsung di kasih parem yang baunya ampun-ampunan. Duh Gusti. Berat, bilang sama Dilan buka rindu yang berat taoi di suruh jalan pas lututnya nyeri. hahahahaha.

Sosmed Untuk Anak, Bagaimana Menyikapinya?


Sore itu ada pesan masuk ke akun whatsapp saya. Seorang teman meminta saya berbagi cerita tentang perlu tidaknya anak-anak memiliki sosmed. Kalau saya yang ditanya pasti saya menjawab “ TIDAK”, blogger gitu loh. Saya aja yang gedhe ini malas dengan drama karena sosmed. Sosmed itu di tangan orang dewasa yang ga cerdas aja jadi bubar. Apalagi di tangan anak-anak. Lebih bubar lagi.

Dear Osama



Dear Abang Osama


Surat ini dibuat untuk Usamah sang Panglima. Nama Usamah sudah ummi dan abi sematkan padamu sejak engkau masih di dalam kandungan. Saat ummi hamil abang, ummi masih kuliah di UGM. Ummi menyempatkan menyambi  kerja sampingan menjadi asisten dosen di kampus. Bolak-balik dari kampus ke rumah kontrakkan dengan naik bis. Tapi abang anak yang hebat. Tidak pernah merepotkan. 

Ngeblog Sampai Kapan?






Mau ngeblog sampai kapan? Sampai bosen!. Hahahahaha. Meskipun saat ini youtube dan vlogger lagi ngetrend tapi ga kepikiran sih berubah haluan. Selama ini kalau posting di youtube biasanya buat penunjang postingan di blog. Awalnya ngeblog karena memang butuh menyalurkan isi kepala. Daripada nyinyir medsos mending ditulis dengan ditambahin data dan fakta di lapangan, jadi deh. Apalagi kalau menerima job review lebih lagi effortnya. 

Memulai Gerakan Hijau Di Rumah Dengan Clodi




Sejak pertengahan tahun lalu saya sudah tidak pernah lagi belanja pospak. Iya sejak Miqdad lulus toilet training otomatis kami berhenti memasukkan pospak dalam daftar belanjaan. Meskipun sebenarnya sudah jarang juga kami membeli pospak karena kebanyakan kalau di rumah Miqdad saya pakaikan clodi atau cloth diapers atau popok kain. Biasanya Miqdad pakai pospak kalau bepergian aja sedangkan di rumah hanya menggunakan clodi atau malah langsung celana kain.

Jangan Mudah Tergesa-Gesa






Ketika awal-awal kuliah saya sempat menjual gamis dan jilbab milik seorang kawan dari Solo. Pembelinya juga teman-teman sendiri. Saat itu agak susah mencari gamis dan jilbab syar’i. ga kayak hari ini. Di pasar aja udah banyak yang jual gamis syar’I satu stel dengan jilbabnya. Mau warna apa aja ada. Bahan yang halus ada tergantung isi dompetlah pokoknya. 

Saving General Yang, Baktinya Seorang Anak Lelaki





Ada satu film drama kolosal yang menurut saya bagus buat remaja laki-laki atau keluarga yang memiliki anak laki-laki. Film buatan Hongkong ini termasuk film bagus yang bertema kekaisaran Cina. Judulnya Saving General Yang. Bahkan saya sendiri menontonya berulang kali tapi ga bosen.

'Being Local' dengan Jajanan Tradisional



Jajanan Tradisional, Kearifan Lokal Yang Harus Kembali Dimunculkan


Beberapa tahun lalu saya memulai sebuah kebiasaan yang intinya membiasakan anak-anak memakan jajanan tradisional. Istilah kerennya sih Being Local. Menjadi masyarakat local termasuk mengkonsumsi makanan yang tersedia di daerah tersebut.
Karena kami tinggal di Jogja otomatis kami membiasakan diri dengan makanan khas Jogja. Untungnya anak-anak saya itu gampang banget untuk urusan makanan. Apa aja yang disediakan di atas meja makan dijamin habis dimakan sama mereka. Alas an sederhananya sih karena saya sendiri membiasakan anak-anak bersyukur dengan apa yang didapat. Jadi mau gam au apa yang ada di meja mereka mau aja makannya. 

Aturan Islam Saat Menjatuhkan Hukuman Memukul Kepada Anak



 Kaidah Memukul Pada Anak Yang Diatur Oleh Islam


Dalam Islam ada aturan yang sangat ketat dalam memberi peringatan dan sanksi. Dalam banyak kitab yang membahas tentang pendidikan anak prinsip-prinsip memberi hukaman dan sanksi pada anak semuanya didasarkan pada ayat Al-qur’an, hadist dan atsar (jejak) para ulama yang dinukil dari kitab-kitab mereka. 

Ini Dia Beberapa Keunggulan dari Hijab Pashmina yang Harus Diketahui



Ini Dia Beberapa Keunggulan dari Hijab Pashmina yang Harus Diketahui

 
from Google
Awalnya saya tidak terbiasa dengan jilbab berbetuk persegi panjang. Banyak jilbab yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan dan selera, salah satunya adalah Hijab Pasmina. Jilbab yang memiliki bentuk persegi panjang ini memiliki variasi yang berbeda misalnya dilihat dari bahan yang dipergunakan. Beberapa bahan yang dipergunakan untuk membuat jilbab yang banyak ditemui di toko online adalah dari kaos/rayon, katun, chiffon, wolfish ataupun bahan yang lainnya dengan motif yang beragam. Dan sekarang sudah banyak kita temukan Pasmina ukuran 200 x 100 cm. atau yang lebih dari itu ukurannya.

Berburu Novel Terjemahan Murah Di Jogja




numpang baca 'Adultery-nya Paulo Coelho" di Gramedia :)


saya pembaca segala genre sebenarnya. Tetapi kalau fiksi saya suka banget novel yang base on true story dan fiksi fantasi. Semacam Laskar Pelangi- nya Andrea Hirata dan serial anak-anak Mamaknya Tere Liye ( Pukat, Burlian, Amelia dan ) bahkan sampai hari ini saya sering mengulang-ulang membaca novel ini dan juga memoarnya karya NH.Dini. Sedangkan novel fantasi saya pernah melewati masa ga bisa tidur kalau belum mengkhatamkan satu buku Harry Potter. Saya yakin banyak pembaca yang ter’sihir; dengan Harry Potter. Karena dari sisi diksi dan jalan cerita, bisa dibilang Harry Potter itu luar binasa bener.

Ketika Ibu Bisa Membaca Lagi


Ketika Ibu Bisa Membaca Lagi

kebiasaan membaca yang menular ke cucu ibu :)

Ibu saya suka membaca. Kebiasaan membaca sebenarnya diturunkan oleh ibu saya. Meskipun orang ndeso begitu istilahnya untuk ibu saya beliau dekat dengan bacaan. Ibu membaca majalah, buku dan novel juga. Semua genre beliau baca. Saya banget waktu kecil saya numpang baca majalah Kartini, Femina, dan Hidayatullah milik ibu. ibu juga royal kalau urusan membelikan saya majalah anak semisal BOBO dan Ananda. Biasanya kami membeli majalah saat ke kantor pos saat beliau mengambil wesel kiriman rutin dari bapak.

Bersedekah Dengan Bumbu Pawon



Sedekah Sederhana Para Ibu Adalah Sedekah Bumbu Pawon


Sejak tahun lalu saya mengumpulkan tanaman bumbu dapur untuk di tanam. Awalnya sih buat gegeyaan biar foto-foto di instagram saya khusus masakan dapur keluarga kami kalau di foto garnisnya keliatan cool gitu, hatsyim. Tetapi lama kelamaan saya jadi ketagihan nanam bumbu dapur sendiri. Dan ini juga sebagai eksistensi diri untuk seorang sarjana pertanian lulusan UGM, mosok yo nanem bumbu pawon aja gagal sih, gitu istilahnya. Dan sebenarnya saya mulai suka tanaman sejak ikut campaignnya si mamaknya Jiwo, Pungki Prayitno yang dulu pernah mengajak para mamak untuk menanam tanaman sayur sendiri di rumah. Ga ngerti sekarang Pungki masih nanem apa enggak, eh. Oia follow dong @dapur_simak itu instagram saya khusus masakan pribadi dan local. 

My Journey In 2018



 Tempat Yang Akan Saya Kunjungi Di Tahun 2018

pict from pixabay
 
Saya punya catatan di evernote tentang negeri-negeri yang ‘I must visit before die’ halagh. Loh katanya tulislah dan biarkan semesta mewujudkannya untukmu. Jadi mengikuti tema teman-teman Indonesia Bloggerpreneur yang meminta para peserta menuliskan tempat mana aja yang ingin dikunjungi tahun 2018 ini. Saya ingin berbagi rencana tempat-tempat yang saya kunjungi tahun 2018 ini insya Allah.

Membuat Video Tentang Pengungsi Perempuan Dan Anak Di Negeri-Negeri Konflik



 
Pengungsi Suriah yang tinggal di Malaysia
Saya belum buat postingan khusus resolusi 2018 ini sih. Kalau catatan di evernote sih sudah (hidup evernote, eh). Tidak banyak sih yang saya tergetkan tahun 2018 ini. Target utama sih tahun ini untuk keluarga dan anak-anak. Target pribadi yang berkaitan dengan dunia blogging dan kepenulisan adalah saya ingin banget membuat video khusus yang berkaitan tentang perempuan dan anak di kantong-kantong pengungsian. 


Sebenarnya target ini sudah saya catat sejak tahun 2015 di catatan pribadi saya. Tetapi sampai sekarang belum juga terwujud. Alas an utama sih jauhnya saya dari kantong-kantong pengungsi yang berasal dari negeri-negeri konflik. Kemarin saya beralasan kenapa ini belum terwujud karena saya ingin focus dulu dengan yang dekat terutama sekolah ibu-ibu yang saya dirikan yakni Emak School. Tetapi niat saya sangat besar untuk mendokumentasikan kehidupan perempuan dari wilayah pengungsian yang berasal negeri-negeri kaum muslimin yang terkena dampak konflik. 

Ketika Buku Membawamu Pada ' Berilmu Sebelum Beramal'






Kalau ditanya apa kelebihan saya duh rasanya saya ga punya kelebihan yang penting gitu. Kayaknya hidup saya same with ordinary people lainnya halagh. Tetapi kata para motivator orang bisa sukses jika dia bisa mengolah potensi terbaiknya dengan sebaik mungkin dan focus di situ. 

Sungguh Ketaatan Itu Bercahaya



 
suatu waktu saat taklim di masjid Mujahidin Universitas Yogyakarta
Tahun 97 saya melanjutkan sekolah ke Jogja. Bayangkan anak yang baru saja lulus SMP kemudian melanjutkan pendidikan jauh dari orang tua. Berpindah pulau. Beruntungnya di Jogja ada banyak sekali anak sekolah yang perantauan. Jadi saya punya banyak teman senasib.

Simak 4 Kiat Ini untuk Memilihkan Biskuit Bayi 6 Bulan yang Terbaik





Simak 4 Kiat Ini untuk Memilihkan Biskuit Bayi 6 Bulan yang Terbaik


Miqdad waktu usia 8 bulan makan MPASI


Hampir semua anak saya doyan biskuit. Dari zaman masih bayi sudah doyan biskuit. Biasanya saya kasih biskuit saat mulai mau tumbuh gigi. Meskipun sebenarnya kalau bayi dikasih biskuit itu lebih banyak yang kebuang daripada kemakan -______-

Catatan Awal Tahun

Bismillah
Tahun 2017 kemarin dunia blog saya Alhamdulillah baik baik. Apalagi bisa ngadain Give Away pertama kalinya setelah 5 tahun curhat ga penting di blog ini. Udah gitu dapat sponsor yang uhuy banget.
Bisa jalan-jalan ke Negeri tetangga berkat ngeblog juga. Dapat hadiah dari blog dan sponsorship dari beberapa rekanan.
Hadir di banyak media gathering dan memperluas jaringan dengan banyak momblogger yang lain.


Beautynesiablog

beautynesia blogbeautynesia