Emak-Emak Ngeblog? Ga Salah Kok



Ketika masih kuliah saya termasuk rutin menulis di beberapa media islam. Saat itu masih banyak media cetak yang beroperasi bahkan oplahnya bisa dibilang bagus. Nah, ketika lulus saya mulai kesulitan mengirimkan tulisan ke media. Apalagi waktu itu udah menikah dan punya baby. Tidak seaktif dulu yang namanya menulis kemudian mengirimkannya ke media massa. Apalagi tulisan masih dikirim dalam bentuk print-printan kertas. Harus dikirim via pos. ribet.



Karena kebetulan saya pembaca setia majalah Intisari saya menemukan sebuah artikel tentang blog di majalah intisari. Dan tertarik pingin punya juga. Awalnya sih niat awalnya untuk curhat. Hahahahaha. Apaan sih.

ngeblog di kereta dari Bandung-Jogja

Blog saya memang dari awal dibuat dengan nama catatansiemak meskipun masih blogspot. Yang buatkan pun bukan saya tetapi seorang kawan yang berkuliah di Akakom Yogyakarta di tahun 2010-2011. Lupa tepatnya. Tetapi mulai rutin diisi di tahun 2012. Karena tulisan yang sebelum tahun 2012 saya tarik ke draft semua.

Dan semacam menemukan oase untuk hastrat menulis seorang mamak-mamak yang butuh ‘mengomel’.

Waktu awal punya blog ga pernah mikirin tentang DA/PA, SEO, foto yang bagus dan segala thlenik-thleniknya. Cuman nuliiiiis aja. Kemudian gabung di sebuah komunitas blogger dan menemukan banyak insight dalam dunia blogging. Ikutan event blogging yang ga dibayar dengan apapun tapi tulisannya sepenuh hati. Huahahaha.

Nah, saya punya beberapa tips nih buat emak-emak yang pingin bikin blog dan menulis di blog.
1.     Bikin blog gratisan aja dulu
Untuk para pemula dan emak-emak yang memang pengen menyalurkan hasrat menulis buatlah blog gratisan aja. Di blogger.com atau di wordpress.com. Fiturnya lengkap dan memadai.
Dan ntar kalau mau beli domain dan hosting paling tidak blognya isinya udah banyak. Tinggal di-monetize deh.
2.     Tulislah yang paling kita sukai
Ada yang bilang buat blogger professional yang artinya blognya digunakan untuk mencari duit maka urusan niche itu sesuatu yang penting. Niche itu artinya arah blog kita kemana.
Kalau saya sangat menyukai dunia perempuan dan anak. Terutama yang berkaitan dengan wanita berkeluarga pasti saya suka. Dan niche untuk dunia perempuan dan anak itu luas sebenarnya cakupannya. Dan, pembacanya banyak. Kita bisa nulis resep, tips pengasuhan anak, nulis review buku anak, buku perempuan, review film anak dan keluarga, daaan masih banyak lagi.
3.     Atau repost tulisan orangl ain dengan mencantumkan sumbernya.
Di awal-awal ngeblog ada beberapa tulisan saya yang saya ambil dari tulisan orang lain dengan tetap mencantumkan sumber dan penulisnya. Dan pembacanya masih banyak sampai sekarang.
Saya juga menulis ulang syair-syairnya Imam Syafi’i. Quotes-quotesnya Ibnul Qoyyim dan Ibnu Taimiyyah.
4.     Bergabung dengan komunitas blogger

Kalau ingin meningkatkan kemampuan menulis ya saya menyarankan bergabung di komunitas-komunitas blogger.
Dan buat para emak ga usah ragu, ada buaaanyak banget komunitas blogger khusus perempuan dan emak-emak. Tinggal pilih mau yang mana.
Saya sendiri termasuk selektif memilih event. Kalau ga sesuai dengan visi misi saya ga bakalana ikutan eventnya. Itu prinsip yang tak bisa ditawar. Karena memang dari awal saya ngeblog itu di sela waktu luang bersama keluarga. Jadi tetap saja keluarga adalah prioritas pertama.
5.     Perbanyak bacaan

Jujur buat saya membaca itu salah satu kunci menghasilkan tulisan yang berbobot dan berkualitas. Tulisannya bisa bagus dan mendalam pembahasannya.
Bahkan membaca ini salah satu kunci agar tetap update tulisan di blog lo. Sering banget muncul ide menulis setela membaca sebuah buku. Makanya sampai sekarang meskipun dunia digital berkembang tak terhingga, halagh. Saya tetap rutin membeli buku dalam sebulan. Rutin membaca buku juga.
Tak hanya itu kita bisa lo bikin blog khusus review buku. Jadi beli buku, dibaca terus direview. Masya Allah kalau itu buku-buku bermanfaat berapa pahala yang kita raih cobak.
Saya pernah menawarkan ke beberapa akhwat kampus agar membuat blog khusus tentang kisah-kisah istri nabi dan shahabiyyah nabi yang diambil dari kitab-kitab tentang istri dan shahbiyyah nabi. Tinggal direview aja cobak. Keren banget kan hasilnya. Jadi ga ada tuh ceritanya kehabisan ide tulisan dan jarang update blog. Hahahahaha, lalu getok kepala sendiri.
Nah, emak-emak ayuuklah bikin blog. Kalau masih bingung japri saya juga boleh. Dengan senang hati tak bantu.

Tidak ada komentar