Tips menaikkan skor TOEFL bagi para ibu yang ingin kuliah lagi


(ini foto saat saya sidang proposal thesis dua tahun lalu)


Ibu-ibu ada yang pengen kuliah lagi ga nih?. Apalagi para ibu yang anak-anaknya sudah beranjak besar. Keinginan untuk upgrade ilmu pasti ada kan ya. Dalam Islam sendiri menuntut ilmu sampai akhir hayat. Bahkan salah satu kutipan buku yang saya sukai adalah “belajar adalah cara kita memaknai hidup
Orang-orang yang ga berhenti belajar insya Allah mempunyai lebih banyak prespektif. Wawasan yang lebih luas dan lebih banyak cara untuk menyelesaikan masalah. Dan yang pasti, menurut islam, para penuntut ilmu itu akan: diampuni dosa-dosanya, diberikan pahala belajar, rejeki yang luas dan dimuliakan hidupnya.

 

Jom kita belajar lagi!. Apalagi nih belajar di bulan Ramadan. Belajar sekalian ngejar promo Ramadan kan seru.






Nah, salah satu yang jadi kendala itu adalah, untuk kuliah tingkat lanjut seperti S2 dan S3, para mahasiswa diwajibkan memiliki nilai TOEFL atau IELTS minimal. TOEFL adalah tes yang terstandarisasi untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris dari seseorang yang bahasa ibunya bukanlah Bahasa Inggris dan orang tersebut bertujuan untuk bekerja atau kuliah di negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi yang digunakan. Standar nilainya sendiri adalah 310-677 poin. Sedangkan IELTS adalah International English Language Testing System (IELTS) adalah sistem tes Bahasa Inggris internasional yang terpopuler di dunia untuk keperluan studi, bekerja dan imigrasi. Dengan nilai skala mulai dai 0-9,9. Oia, apa sih bedanya TOEFL dan IELTS ini? TOEFL menggunakan standar English America sedangkan IELTS menggunakan standar English British. Seperti saat ini banyak nih Lembaga yang menawarkan Promo Bulan Puasa yang bisa kita manfaatkan. Mumpung bulan puasa kan ya.


Nah, kebanyakan para emak itu kan sudah banyak banget urusannya. Isi kepalanya udah penuh banget dengan urusan domestik. Apalagi ini bulan puasa, belanja baju anak-anak, belanja kebutuhan lebaran yang bertaburan Ramadan promo. Ditambah dengan syarat nilai TOEFL minimal di atas 500 itu kan bikin tambah ‘mumet’. Bisa ga sih kita, para ibu, memiliki nilai TOEFL bagus dengan cara otodidak. Mengingat biaya les TOEFL dan tesnya itu udah lumayan banget. Jawabannya, Insya Allah BISA. 

Sedikit tips dari saya untuk menaikkan nilai TOEFL saat memenuhi syarat ujian Thesis pasca sarjana. Nilai TOEFL saya alhamdulillah di atas 500. Bahkan nilai itu saya gunakan untuk mencoba lanjut doctoral ke kampus di Malaysia dan lolos. Meskipun dengan berat hati undangan itu tidak bisa saya lanjutkan. Berikut sedikit tips dari saya

  1. Berkomitmen kuat dengan membuat catatan progress. Komitmen untuk tuntas belajar ini penting. Dan mencatat progress ini merupakan bagian dari komitmen. Saya mencatat progress Latihan Bahasa Inggris di aplikasi. Teman-teman bisa mengunduh beberapa aplikasi sebagai pengingat harian.

  2. Mencari teman belajar untuk meningkatkan skill speaking dan listening. Punya ‘teman bicara’ itu penting banget lo untuk meningkatkan skill Bahasa Inggris kita. Beberapa aplikasi belajar bahasa Inggris menyediakan layanan ‘teman bicara’ dari berbagai negara.

  3. Buat target harian, pekanan dan bulanan. Target berupa: vocabulary, writing skill dan juga listening skill.

  4. Mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris. Saya mendengarkan Taylor Switf dan One Direction hehehe.

  5. Menonton Netflix dengan subtitle English. Menonton Netflix dengan subtitle Inggris ini salah satu cara paling ampuh lo buat ningkatin keahlian berbahasa Inggris.

  6. Bergabung dengan kelas Bahasa Inggris melalui aplikasi gratis. Seperti: Duolinggo atau ELSA. Saya bergabung dengan Duolinggo dan mulai konsisten mengerjakan tugas sejak beberapa bulan terakhir.

  7. Mulai membaca artikel berbahasa inggris di Medium. Nyari yang artikel gratisan aja. Kebanyakan saya membaca artikel popular semacam tips sehari-hari dan review film.





Nah, itu beberapa trik yang saya kerjakan untuk meningkatkan skill berbahasa Inggris untuk manaikkan score TOEFL. Alhamdulillah its work. Teman-teman para ibu yang berminat untuk lanjut kuliah bisa nih memilih beberapa tips di atas yang bisa dilakukan secara mudah dari rumah. Seperti: menonton film, mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris dan mengerjakan tugas di Duolingo. Dan mulai rajin mencatat progress setiap hari. Insya allah dengan tekad dan bismillah teman-teman bisa nih meraih skore TOEFL yang memuaskan. Semoga sukses ya kuliahnya. Aamiin. 


15 komentar

  1. Semoga someday bisa lanjut S2 ke luar negeri ya Mak. I am going to try these tips to gain my TOEFL score, biar bahasa inggrisnya gak 'karatan' juga.

    BalasHapus
  2. tips nya ngebantu banget mba, jujur aku lagi ningkatin skill bahasa inggris juga karena tuntutan pekerjaan. Untuk sekarang, betul banget ikutin lagu-lagu dan my favorite from mba Taylor Swift hehe

    BalasHapus
  3. Makasih tipsnya, saya dulu pakai duolingo buat mengenalkan anak-anak dengan bahasa Inggris, tapi saya sendiri belum pernah memanfaatkan untuk untuk diri saya belajar.
    Kuliah lagi, tentu pengen banget Mak. Pengennya malah di luar negeri

    BalasHapus
  4. masyaallah mak seneng banget baca artikel ini dan semangatnya untuk tetap bisa belajar meski usia makin cantik, semangat selalu ya mak

    BalasHapus
  5. Aku pengin banget mak, tapi... tapi... penginnya di Korea Selatan, malah getol belajar bahasa Koreanya dulu ini aku. Aku ngebayangin juga jadinya apa iya nanti bisa minimal 500 nilai TOEFL aku, mamacih ya mak sudah dibagi tipsnya.

    BalasHapus
  6. Keren mak...ini anakku lagi ikut kelas online english juga mak...biar bosa keterima beasiswa di luar.

    Btw aku baru tau perbedaan nya TOEFL menggunakan standar English America sedangkan IELTS menggunakan standar English British.

    BalasHapus
  7. Favorit saya nomor 4 dan nomor 5, hihihi... Apalagi zaman dulu belum ada google buat tau lirik lagu bahasa inggris... Jadinya rekam dari radio, terus di play-pause buat mendengar dan mencatat liriknya, hihihi...

    BalasHapus
  8. Duuh sayang banget ya mak tertunda berangkat kuliah S2. Insyaallah ada rejeki lain bisa nyoba apply di univ lainnya ya..klo tOEFL yg penting rajin latian lama2 kita akan paham tu midel soalnya. Kalo udah paham soalnya pasti mudah mengwrjakan

    BalasHapus
  9. Ah iya
    Aku juga terkendala TOEFL buat lanjut kuliah lagi
    Baca ini jadi semangat buat belajar TOEFL

    BalasHapus
  10. Inget banget dulu kalo mau tes TOEFL banyak dia dirapal. Agar gak tes bolak balik, karena sekalinya tes bikin kantong mahasiswa menjerit. huhuu.. Memang kudu banyak mendengar dan melihat pola-pola TOEFL agar sense of thinkingnya bisa terasah.

    BalasHapus
  11. Zamanku kuliah dulu untuk lulusan S2 wajib 450 toeflnya, gak tahu sekarang mungkin bisa lebih tinggi lagi soalnya anak2 zaman now kan makin pinter bahasa enggresnya.
    Kapan hari baru coba2 tes toefl lagi alhamdulillah ada peningkatan walau gak drastis, agak cedih juga berarti kemampuannya gak berkembang2 wkwkwk :p
    Aku jd pengen belajar Bahasa Inggris lagi :D

    BalasHapus
  12. Cocok nih buat saya yang bakalan mau sekolah lagi setelah si anak ketiga lepas ASI
    Semoga dimudahkan karena niatnya untuk bermanfaat terhadap sesama

    BalasHapus
  13. Saya sedang fokus membiasakan berbicara bahasa Perancis lagi melalui Youtube. Kalau capek buka kelas bahasa Inggrisnya Kendra.
    Ga kepikiran dengan 7 tips di atas. Bisa dimodif nih, karena kebutuhannya beda.
    Tiba-tiba saya ingat sampai awal tahun ini keinginan kuliah lagi sangat kuat, sekarang sedang down alias ga pengen lagi.

    BalasHapus
  14. Bissmillah, kalau ada niat untuk belajar, usia tidak akan pernah memepengaruhinya ya. Saat ini saya sedang menantang diri untuk belajar bahasa Mandarin, sampai melupakan bahasa Inggris. Semoga masih bisa untuk belajar bahasa Inggris lagi nih.

    BalasHapus
  15. Meskipun bukan full sebagau ibu RT karena aku bekerja juga, aku juga ingin lho mbak meningkatkan nilai TOEFL-ku. Entah, aku merasa, kalau english ini memang dibutuhkan dimana pun kita mau mengembangkan diri

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Semoga bermanfaat. Harap meninggalkan komentar yang positif ya. Kata-kata yang baik menjadi ladang sedekah untuk kita semua.