Terpukau Dengan Keindahan Sumbawa



sunrise di Sumbawa
(doc.pribadi)

Amazing Sunrise In Sumbawa
Dini hari itu sekitar pukul 3 pagi kami berangkat dari pelabuhan Lombok Timur menuju Pelabuhan Sumbawa Besar. Kapal ferry yang kami tumpangi  menembus kabut selat Alas. Udara dingin menggigit. Di atas kapal kami memilih tempat duduk. Saya juga sempat berkeliling mengambil foto kapal. Toilet tersedia dan cukup bersih. Beberapa penjual nasi bungkus berkeliling menawarkan sarapan pagi.


Seperti mimpi rasanya. Akhirnya saya bisa melakukan perjalanan menuju Sumbawa. Pulau yang sering saya baca kisah tentang kuda liarnya itu mulai terlihat dari kejauhan. Setelah adzan subuh kami merapat ke musholla di dalam kapal dan melakukan salat subuh berjamaah bersama para penumpang kapal yang lain.

Dan setelah salat subuh saya bersiap dengan kamera DSLR di tangan dan mempersiapkan diri menyambut sunrise di ufuk timur. Tak lama semburat jingga mulai nampak. Sesuatu yang hangat menyusup. Sekeliling tenang. Ombak laut hampir tidak terasa. Satu-dua kapal nelayan lewat. Beberapa pulau tak berpenghuni kami lewati. Rasanya damai sekali. Saya belum menemukan rasa sesyahdu subuh itu di lain tempat. Udara laut yang terasa asin tetapi juga segar berhembus menimpa pipi.

Dan tak lama bintang yang menjadi pusat tata surya kita mulai nampak. Indah sekali. Warnanya kuning keemasan. Rasa hangatnya mulai terasa. Udara yang keluar dari mulut saya berubah menjadi asap. Seperti di luar negeri. Hahahaha. Saya dan suami bergantian mengambil foto. Mengambil foto sunrise, pulau di seberang, burung camar yang terbang, nelayan yang membawa sampan bermotor mereka, mengambil foto elang yang nampak menyambar-nyambar di laut.




Pemandangan pagi yang sangat luar biasa. Di sebelah barat Gunung Rinjani yang nampak di balik kabut gagah menjulang. Dan di ufuk timur sunrise membelah lautan. Nikmat mana yang akan kau dustakan. Sebuah pemandangan luar biasa yang jarang-jarang bisa saya nikmati dalam kehidupan saya.

Kapal yang kami tumpangi melepas jangkar agak di tengah. Menunggu antrian untuk merapat ke dermaga. Memberi kesempatan pada beberapa kapal yang terlebih dahulu antri. Saya melihat sekelompok pemuda membuka tenda di sebuah pulau tak berpenghuni. Nampaknya mereka sedang liburan. Saya membayangkan alangkah asyiknya kemping di tengah alam bebas. Semoga saja semua orang yang menikmati alam bebas juga bertanggung jawab menjaganya.

memandang Rinjani dari Sumbawa
(doc.pribadi)

Dan hari itu saya menjejakkan kaki di Sumbawa Besar. Menikmati pemandangan alam yang terbentang luas. Seolah-olah begitu jauh jarak cakrawal dengan tempat saya berdiri. Masya Allah, Indonesia sangat luar biasa indah. Seorang ulama asal Palestina pernang mengungkapkan pendapatnya “ Seandainya di dunia ini ada surga maka Indonesia adalah surga itu” dan saya mengiyakan pendapatnya. Indonesia sangat indah.

pulau-pulau kecil tak berpenghuni di Sumbawa
(doc.pribadi)

Di tahun 2018 ini saya diberi kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi beberapa tempat di Indonesia. Terjauh ke timur sejauh ini adalah Sumbawa. Dan terjauh ke barat adalah Batam. Dan saya berdoa dalam hati agar diberi kesehatan dan rejeki yang berkah agar saya bisa mengunjungi lebih banyak tempat di tahun 2019 nanti. Aamiin.

Dibandingkan Lombok, Sumbawa memang kalah tenar. Tetapi kalau dari sisi keindahan bisa dibilang Sumbawa masih perawan. Indahnya alamiah. Kalau di Lombok kita akan menemukan pantai-pantai yang sudah dihiasi dengan spot-spot khusus berfoto sedangkan di Sumbawa siapa yang mau berfoto di tepi jurang atau di pinggir pulau yang tak berpenghuni?.

Kalau Mau Ke Sumbawa Gimana Caranya?

Transportasi

kapal ferri di dekat pelabuhan Sumbawa
(doc.pribadi)

Karena Sumbawa sendiri luas kita harus tentukan dulu kita mau ke mana. Paling gampang sih menyebrang dari Lombok menggunakan kapal ferry. Nanti baru menyusurinya melalui jalan darat.

Penyebrangan dari Lombok ke Pulau Sumbawa berkisar 1-2 jam tergantung cuaca dan dan juga antrian kapal untuk melabuh di pelabuhan. Ada 4 macam tiket kapal yang disediakan. Golongan I : penumpang dan sepeda, harga tiket: Rp 29 ribu, Golongan II: sepeda motor di bawah 500 cc, harga tiket : 54 ribu, Golongan III: sepeda motor di atas 500 cc dan kendaraan roda 3, harga tiket: 91 ribu dan terakhir golongan IV: khusus mobil dengan penumpang dan mobil barang, harga tiket: 434 ribu-466 ribu.
Kemarin saya kebetulan naik mobil dari Lombok jadi kami bayar tiket golongan IV. Di dalam kapal kami keluar dari mobil dan memilih tempat di dek kapal. Tersedia kursi-kursi dan juga dipan panjang untuk baring-baring.

hotel pegipegi sumbawa

Untuk penginapan dan hotel banyak banget tersebar di Sumbawa. Mau kelas melati, hostel, losmen, hotel sampai resort-resort privat dengan pemandangan pantai pribadi. Tinggal pilih sesuai budget.

Untuk pilihan hotel bisa dilihat di pegipegi.com. ada banyak pilihan di sana. Harganya rasionable. Selain itu pilihan hotelnya juga bagus-bagus. Saran saya sih ambil 3-5 hari perjalanan ke Sumbawa. Dimulai dari Lombok lalu menyebrang ke Sumbawa. Jadi sekali traveling dua pulau terlampaui. Insya Allah ga bakalan rugi mengeluarkan uang untuk perjalanan ini. Sangat worth it. Terbayar lunas dengan pemandangan dan perjalanan yang luar biasa.





Saya sendiri berharap bisa balik lagi ke Sumbawa. Menikmati laut dan pantainya. Msakan ikannya. Mengagumi masjid-masjidnya yang megah. Bertemu dengan masyarakatnya yang religius dengan hafalan Qur’an dan bacaan Quran yang indah.


55 komentar

  1. 1st time coming here

    tetangga saya asli orang sumbawa
    kalo sumbawa juga yang terkenal itu ya madunya euy!
    madu hutannya enak
    ada juga teman saya yang alumnus kantor di sumbawa besar
    betah dia di sana
    wkwkwk

    BalasHapus
  2. Wah Mak Irul perjalanannya sudah sampai ke pucuk timur dan pucuk barat. Masya Allah. Aku suka baca tulisannya Mak Irul itu kalau buka blognya dan travelnya selalu menampilkan masjid-masjid dan wisata rohani lainnya. 

    BalasHapus
  3. Aku belum pernah berkunjung ke Sumbawa. Foto-foto pemandangannya cakep-cakep semua. Duh, asik banget bisa memandang Gunung Rinjani juga. Jadi pengen ke Sumbawa setelah baca postingan ini.

    BalasHapus
  4. Terlihat dekat ya mba sumbawa dan lombok. Btw pantai pantai di sumbawa masih virgin ya mba? Justru menarik wisatawan. Cuss ke sumbawa dan booking hotel di pegipegi

    BalasHapus
  5. Aku selalu mimpi pengin keliling Indonesia, termasuk Sumbawa, aku juga belum pernah.
    Destinasi di sumbawa relatif masih bersih ya, masih bebas dari polusi.
    Mau ah tengok pegipegi, pasti banyak promo di sana

    BalasHapus
  6. Masha Allah mbaaa, kaguuummm banget ama keindahan gunung Rinjani dengan latar laut yang biru.
    masha Allaaahhh, rasanya gak berhenti memuji keagunganNya.
    Duh, kapan ya saya bisa traveling kayak gini, auto mupeng banget kalau baca-baca postingan dan liat dokumentasi teman-teman.
    ya Allaaahh, semoga saya segera diizinkan keliling Indonesia, khususnya di Sumbawa, untuk menikmati keindahan alamnya yang tiada tara.

    Semacam pengen auto ngecek PegiPegi nih mba, buat intip hotel :)

    BalasHapus
  7. Satu kali ke Sumbawa jd pengen 2 or 3 x lg, hehe .. blm sempat liay air terjunnya katanya indaaah banget.

    BalasHapus
  8. Saya ke Lombok belum pernah, ke Sumbawa juga apalagi. Tapi ingin sekali berjalan jalan kesana, tunggu waktunya saja akan segera datang ke Sumba sebelum ramai. Karena menikmati pantai yg jarang dikunjungi akan lebih terasa indahnya.

    BalasHapus
  9. Masya Allah, indahnya gunung rinjani. Pantas ya banyak yang jatuh cinta sama rinjani^^. Belum kesampaian ke Lombok dan Sumbawa, semoga satu hari nanti mimpi bisa menginjakkan kaki ke Sumbawa terwujud..

    Ikut mengaminkan impianmu mbk^^

    BalasHapus
  10. Indah banget ya gunung rinjani mbak... Cantik sekali.. pengen bnaget deh ke lombok dan juga sumbawa

    BalasHapus
  11. Foto matahari terbit di sumbawa cantik sekali. Perjalanan yang menyenangkan bersama suami akan menambah hubungan makin lengket dan romantis

    BalasHapus
  12. Masyaallah indah banget Sumbawa, foto mataharinya mengingatkan sama foto dari sahabatku 15 tahun lalu. Foto matahari di Gili Trawangan.

    BalasHapus
  13. Duuuh, semoga suatu hari bisa juga ke Sumbawa....
    Menikmati keindahannya ya Mbak, yang indah sekali, puji Tuhan....

    BalasHapus
  14. Aakk sukses mupeng deh Mak Irul aku juga belum pernah ke Sumbawa. Baru sampai Lombok aja nih. Ke Sumbawa agenda yg oke kemana aja Mak?

    BalasHapus
  15. Wah senangnya bisa jalan2 dari barat samoai ke timur semoga thn ini lbh banyak tot yg bs disinggahi ya Mba...itu pemandangannya luar biasa undah ya Mba..

    BalasHapus
  16. Wah pemandangannya memanjakan mata banget ya mba...jd pengen sesekali traveling berduaan saja dgn suami hehe

    BalasHapus
  17. Sumbawa yang cantik! I love to see the sunset.. and the sunrise there. Semoga aku pun bisa main ke Indonesia Timur yang pemandangannya juaraaa

    BalasHapus
  18. Baru sebatas baca kisah perjalanan mba Irul aja udah terpesona. Apalagi datang langsung ke Sumbawa. Alam di bagian timur Indonesia katanya lebih indah, terutama lautnya. Terbukti sih dari foto-foto di atas, syahdu banget pemandangannya

    BalasHapus
  19. Baca postingan Mak Irul ini kok aku udah terbawa suasana ke Sumbawa ya. Nyeritainnya detil banget jadi bisa merasakan bahagia dan nikmatnya bisa menghirup udara di pulau Sumbawa. Buat emak yang agak sulit buat travelling ini, membaca kisah perjalanan sudah bikin refresh rasanya

    BalasHapus
  20. Sumbawa memang cantik bgt ya pantainya. Bikin pingin deh ke sana.

    BalasHapus
  21. Sumbawa emang kalah tenar dibandingkan Lombok ya. Tapi aku sering liat postingan di IG pemandangan di sana gak kalah kece Mba. Pengen banget bisa ke sana suatu saat nanti

    BalasHapus
  22. hmmm, kalo dengar nama Sumbawa tuh, yang muncul di otak saya adalah Kuda Sumbawa dan Minyak Sumbawa (minyak yang dalam botolnya banyak akar tumbuhannya). Sekarang saya baru tahu ternyata Sumbawa tak hanya identik dengan 2 hal itu tapi masih ada 1 lagi yakni keindahan alamnya :)

    BalasHapus
  23. Indonesia luar biasa sekali ya. keindahananya tiada tara. sunsetnya lebih istimewa. aku seneng lihat foto2nya. langitnya itu lho berbeda dg daerah lainnya.

    apalagi sekarang cari penginapan mudah sekali. mulai yg murah sampai yg mahal. semuanya tinggal pesan pake aplikasi.

    BalasHapus
  24. Nah idem nih sama Mba Ira.
    Baca Sumbawa ingat kuda. Ingat kuda ingat film cowboy deh, hahaha.

    Foto pertamanya, indah banget ya. Kuning keemasan ufuk pagi.

    BalasHapus
  25. Baca postingan Mba Siti memunculkan ingatanku soal rencana untuk pergi ke Sumba pada liburan natal dan tahun baru kemarin. Aku enggak jadi ke Sumba gara-gara temanku yang tidak konsisten soal rencana berpergian ini. huhuhuh. Aku kesal. Aku baca tulisan ini jadi iri hikssssss

    BalasHapus
  26. Alhamdulillah ya Mak Irul, mainnya udah jauh nih. Udah sampe ke Sumbawa. Aku kapan ya? Bermimpi aja dulu deh.

    BalasHapus
  27. MasyaAllah Sumbawa, semoga nggak cuman lewat mimpi doang saya bisa ke sana. Tapi datang langsung jalan-jalans sepertimu mba, menikmati keindahan secara langsung

    BalasHapus
  28. orang Palestina pun mengaku kalau Indonesia Surga dunia ya Mbak, harusnya kita lebih bangga doong yaaa udah jadi warga Indonesia, tanah tumpah darahnya di Surga Dunia ini.
    harus lebih banyak bersyukur dan explore Indonesia ini yah :)

    BalasHapus
  29. Notifikasi aplikasi Pegipegi lumayan sering bunyi di hp saya. Trus, saya suka kepoin infonya. Harganya memang lumayan bersahabat dengan pilihan hotel yang banyak

    BalasHapus
  30. Sepakat sama pendapat Ulama Palestina mba memang Indonesia itu indah banget dan ada surga semoga kita yang jadi warganya berbangga serta mampu menjaga kelestarian keindahannya

    mupeng banget deg jadinya ke Sumbawa :)

    BalasHapus
  31. Deskripsi mak Irul bagus banget tentang bagaimana menginjakkan kaki di Pulau Sumbawa dan menikmati keindahannya. Indonesia memang sangat kaya dan tinggal bagaimana kita bisa menikmati dan mengeksplorasi keindahan tersebut

    BalasHapus
  32. Mak Irul, i really love the way you write the story. Simpel, tapi maknanya dalam.

    Tuh kan, jadi pengen ke Sumbawa deh ah. Yang saya tau tentang Sumbawa cuma satu, susu kuda liarnya. Sering muncul di iklan radio di kota saya soalnya. :D

    BalasHapus
  33. di indonesia emng punya banyak tempat yg bagus untuk liburan, salah satunya adalah dimbawa ini, tapi saya belum pernah kesana :D

    BalasHapus
  34. Mau nanya pertanyaan absurd sebenarnya mba...
    Apa benar, di Sumba ada jualan susu kuda liar?

    Saya punya saudara di Sumbawa, tapi belum pernah ke Sumbawa.
    Perjalanan saya hanya ke Lombok-nya saja.

    BalasHapus
  35. Subahanalloh, pemandangannya bagus semua, Mbak.
    Saya paling suka dengan pemandangan sunrise dan sunset. Juga suka dengan pemandangan awan dari atas puncak gunung.
    Rasanya ingin lihat keindahan alam Sumbawa secara langsung, deh!

    BalasHapus
  36. Masya Allah indahnya Sumbawa ya, keindahan Indonesia membuat banyak tafakur ya. Semua pengalaman Mbk membuatku bersyukur jadi orang Indonesia. Semoga suatu hari kelak aku ama suami juga bisa jalan berdua.

    BalasHapus
  37. Saya ama suami juga berencana ke sumbawa nih mba. Tapi mungkin ga ke rinjaninya ya.. gak kiat hiking ahaha

    BalasHapus
  38. Senangnya ya mbak bisa sampai ke Sumbawa. Saya baru sampai Lombok, itupun udah lama sekali. Pengennya bisa balik lagi ke Lombok dan juga ke Sumbawa. Duuh pemandangan alamnya benar-benar juara.

    BalasHapus
  39. wowww... Masya Allah, bagusnya alam sumbawa ya... itu gunung rinjani dan awan-awan yang mengelilingnya duh cantik banget. Dan pulau2 tak berpenghuninya

    BalasHapus
  40. aku tuh jarang banget jalan-jalan di dalam negeri. Bagus ya ternyata. Tapi suamiku sukanya ke tempat lain. Doakan agar kami juga bisa jalan2 di dalam negeri ya

    BalasHapus
  41. Kalau aku pengen ke Rinjaninya, naik gunung gitu. Tapi mau diet dulu biar kuat daki. Ke Sumbawa asyik juga

    BalasHapus
  42. Belum pernah ke Sumbawa bagus banget yakk next mesti thun ini kesana mba mudah2an ada acara blogger lagi��

    BalasHapus
  43. Subhanallah indah banget kak. Kapan ya aku bisa ke Sumbawa. Doakan ya kak. Atau kalau kamu kesana lagi ajak ajak ya hehe

    BalasHapus
  44. Indahhh
    Eksotis
    Cocok buat menepi bwntar di tengH padatny aktivitas
    Akses ke sana jg tinggal pilih y sekarang bisa fery atau pesawat (meski cm ke lombok aj)

    BalasHapus
  45. Masya Allah, sampai ulama Palestina bilang surga itu ada di Indonesia ya saking indahnya. Kita pemilik tanah surga itu malah kadang lupa akan harta yang kita miliki ini. Justru ribut sana sini dengan saudara sendiri.
    Sumbawa, kapan ya aku bisa mencicipi keelokannya...

    BalasHapus
  46. Sumbawa memang indah. Ya lautnya, ya gunungnya. Salah satu destinasi wisata Indonesia Timur yang kudu disinggahi selain Lombok, Raja Ampat,dll deh. Semoga kesampaian bisa main ke sana.

    BalasHapus
  47. Subhanallah sekali.. sungguh Indah Indonesia.. aku pengen berkunjung ke semua tempat yang ada di Indonesia.. tapi kendala di finansialnya. ahhaha (malah curhat)

    BalasHapus
  48. Blm pernah ke Lombok, blm pernah ke Sumbawa hehe. Moga 2019 ada kesempatan ke sana aaamiin :D
    Memang katanya alam di sana masih bagus ya, blm terlalku banyak bangunan kyk di Jawa. Hotel2 jg banyak ya mbak, tinggal pilih yang nyaman thx infonya :D

    BalasHapus
  49. Itu sunrisenya cakep banget mba. Saya belum pernah ke Indonesia Timur padahal pemandangan di sana bagus banget ya mba. Btw, mba ga coba live on board?

    BalasHapus
  50. subhanallah keren sumbawa pantainya memang joss gandoss, aku ya pengen kesana naik kapal trus main-main pasir dan cibung di lautnya

    BalasHapus
  51. Masya allah mba, aku baru liat foto2 dan cerita mba tentang Sumbawa aja udah terpukau, apalagi bisa langsung ke sana buat liat keindahannya ya.

    BalasHapus
  52. Paling suka aku tuh memandang langit yang biru disertai dataran tinggi pegunungan, memenangkan jiwa sekali rasanya :)

    BalasHapus
  53. Aku mau banget lah ke daerah bagian Indonesia timur ini. Cek ricek ah harga tiket dan penginapan di pegipegi

    BalasHapus
  54. masyaAllah cakep banget Sumbawa. palagi mbaknya menulisnya dengan runtun sekaligus menceritakan cuaca disana. bacanya mengalir serasa ikut jalan jalan.

    Indonesia Timur ini memang sesatu banget mbak, datang kesana serasa, diajak kerumah kedua. Datang kesana malah bikin ketagihan pingin explore lagi dna lagi.

    BalasHapus