Melatih Public Speaking Saat Dasawisma

 




Sejak pindah wilayah. Tapi ya tetap aja di Bantul sih. Whuehehe, Bantul Pride!. Saya gabung nih sama emak-emak Dasawisma. Apa itu Dasawisma. Yaitu adalah, heh, mbok kiro iki nggawe paper kuliah pake acara dijelaskan menjelaskan. Sederhananya begini. Dasawisma adalah ajang kumpul emak-emak yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diisi dengan kocokan arisan dan ditutup dengan makan-makan. Elah panjang bener preambulenya. Hahaha


Tetapi kegiatan Dasawisma ini sebenarnya membantu banget untuk orang-orang introvert untuk mengembangkan keahlian berbicara. Atau malah memberi peluang banyak untuk para emak-emak yang pinter public speaking untuk menawarkan banyak hal termasuk dagangannya. Jadi sejauh ini saya ga pernah sih skip acara Dasawisma di tempat saya saat ini.

Selain itu selain membantu melatih keahlian berbicara di depan umum kita juga terlatih untuk memilih kosakata yang tidak menjurus ghibah, eh gimana. Karena saat acara kumpul emak-emak seperti inilah biasanya hasrat ghibah itu meningkat drastis. Jadi biasanya sebelum berangkat saya sudah banyakin baca doa biar ga manambahi pembicaraan dengan hal yang tidak bermanfaat. Hahaha.

Sebetulnya acara seperti Dasawisma ini juga ajang untuk menawarkan produk dan jasa lo. Seperti saya yang kemudian menawarkan jasa les Basmala CERDIQ yang sedang saya rintis bersama seorang kawan. Dan Alhamdulillahnya beberapa emak tertarik untuk menitipkan anak-anak mereka untuk belajar membaca. Alhamdulillah.

Tidak ada komentar

Terima kasih untuk kunjungannya. Semoga bermanfaat. Harap meninggalkan komentar yang positif ya. Kata-kata yang baik menjadi ladang sedekah untuk kita semua.