Empat Tema Campaign Yang Tidak Akan Saya Terima Untuk Blog Dan Sosmed


Sejak awal ngeblog dan mulai menerima job review saya sudah selektif sebenarnya. Tetapi lebih selektif lagi saat membeli domain sendiri. Ada beberapa hal yang akan saya tolak untuk tayang di blog www.catatansiemak.com dan juga semua akun sosmed saya. Tak hanya itu saya juga akan menolak untuk memberikan dukungan (dengan terlebih dahulu meminta maaf) untuk campaign mereka yang bertentangan dengan prinsip saya.


Berikut campaign yang tidak akan saya tayangkan di blog maupun di sosmed saya.
1.     Bank konvensional dan segala hal yang berbau riba (kredit, asuransi, dll)
Sejak memutuskan untuk tidak terlibat dengan hal yang berbau bunga bank dan lainnya saya memutuskan menolak kerjasama dengan bank konvensional dan lembaga terkait. Saya juga menolak kerjasama dengan lembaga asuransi, dan kredit.
2.     Minuman keras dan makanan yang haram
Kalau ini jelas ya. Saya tidak mungkin menerima kerjasama dengan perusahaan miras dan sejenisnya. Bahkan tak hanya itu saya juga tidak akan memberi like-love-retweet pada postingan teman-teman yang berkaitan dengan miras. Saya tidak akan memberi dukungan dalam bentuk apapun untuk gambar yang ada mirasnya di instagram. Termasuk postingan teman-teman yang non muslim yang memajang gambar menu pork juga tidak akan saya beri love-like. Karena memang saya tidak mengkonsumsi makanan jenis tersebut. Dan saya berharap teman-teman juga bisa memaklumi prinsip saya.
3.     Film yang tidak sesuai dengan prinsip saya, apalagi jika film itu belum pernah saya tonton.
Saya menolak kerjasama campaign film-film yang berseberangan dengan prinsip saya. Terutama jika film tersebut membawa-bawa hubungan di luar nikah, aurat yang terbuka kemana-mana da nada adegan minuman keras di dalmnya. Ngapunten banget saya tidak tertarik untuk bekerjasama.
4.     Campaign produk-produk yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat dan agama saya yang saya anut.
Semisal iklan kondom, iya saya tahu pasti ada yang bilang kan kalau sudah suami istri ga papa tetapi yang saya maksud di sini adalah iklan kondom secara global yang lebih mengkampanyekan zina daripada sebagai alat kontrasepsi. Atau campaign hari valentine dan natal misalnya tidak akan saya terima karena saya tidak merayakan hari valentine dan juga tidak merayakan natal. Termasuk juga campaign musik karena saya tidak mendengarkan musik kecuali lagu-lagu religi tanpa iringan alat musik dan murottal.


Terlepas dari yang saya sebutkan di atas saya juga akan tetap mengevaluasi semua job yang masuk. Biasanya saya akan baca briefnya secara detail dan cermat. Saya tandai hal-hal yang membuat bingung. Saya akan tanyakan langsung ke agensinya tentang hal-hal yang tidak berkenan misalnya. Saya juga biasanya akan membalas email yang masuk dan meminta maaf karena tidak bisa bekerja sama dengan menyebutkan alasan saya. Dan biasanya pihak agensi memaklumi kok. Bahkan saya pernah menolak sebuah job review tentang kredit emas via online dan oleh agensinya saya dikasih opsi tema lain. Dan Alhamdulillah cocok dan saya terima job tersebut. Alhamdulillah. Prinsip saya sih kalau rejeki tak akan kemana. 

3 komentar

  1. Setuju banget, memang kalo rezeki mah ga akan kemana ya Mak..
    KArena setiap diri punya prinsipnya masing2, ayoo semangat berprinsip!

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Semoga bermanfaat. Harap meninggalkan komentar yang positif ya. Kata-kata yang baik menjadi ladang sedekah untuk kita semua.