Jadilah 'Penjaga Quran' Sesungguhnya, Jagalah Allah Maka Allah Akan Menjaga-mu



 Jagalah Allah Maka Allah akan Menjaga-mu


 

       
         Saya dan suami termasuk orang yang tidak sepakat dengan demonstrasi. Bahkan dari zaman kami muda dulu  saat masih kuliah saya tidak pernah turut berdemo. Padahal di UGM itu hampir tiap hari ada demonstrasi oleh mahasiswa.  Bahkan saat tahun 1998 saya sudah ngaji tetapi saya tidak ikutan demo. Saat itu saya masih mengikuti pendapat banyak ulama bahwa demo  untuk masalah itu masih belum krusial. Ingat ya pada masalah itu. 

Tetapi kemarin saat ada himbauan  untuk turut bergabung melakukan aksi #belaQuran tanggal 4 November ini suami tidak perlu lagi bertanya pada saya.  Kami tidak mewakili satu partaipun. Kami membawa nama kami pribadi sebagai seorang muslim. Yang merasa MARAH saat Al-Qur’an dihina. Okey kalau ada yang bilang God and Al-Quran tidak butuh dibela. Itu hak yang ngomong. Belum sampai ya pada yang ngomong itu tentang hadist shahih " Jagalah Allah maka Allah akan Menjagamu" Saya tidak mungkin diam. Sehari di rumah kami minimal dua kali Al-Quran dibaca di rumah kami. Sehabis subuh dan selepas maghrib. Itu belum termasuk sehabis setiap salat buat Shuhaib. Ketika ada yang bilang “ Jangan mau dibohongi oleh Al-Maidah:51” dan saya diam. Itu berarti Al-Qur’an yang kami baca setiap hari itu tidak berarti apa-apa untuk kami. 

Jadi disinilah saya malam ini. Dengan jantung berdegub seperti air didalam kuali yang mendidih. Menanti kabar dari suami dan duo abege saya. Silakan hujat saya karena membiarkan dua remaja kami ikut demo #aksibelaQuran hari ini. Saya tidak akan marah. Karena pesan saya untuk anak-anak saya “tetaplah berakhlak mulia, karena Al-Qur’anlah yang menjaga kalian”. Bahkan salah satu remaja kami ini insyaAllah akan menyelesaikan hafalan Qur’annya sebentar lagi insyaAllah. Biarlah ini menjadi saksi dihadapan Allah karena ia telah menjadi ‘penjaga Qur’an’ sesungguhnya. Tahukah kalian, bahwa para penghafal Quran adalah janji Allah untuk menjaga Al-Quran sampai hari kiamat kelak. 

Mungkin yang ikut aksi hari ini banyak kepentingan tapi saya yakin lebih banyak yang turut beraksi karena #belaQuran bukan yang lain. Semoga Allah merahmati kalian para pembela Qur’an. Dan semoga sang penista segera mendapat hukuman yang setimpal dan para pembelanya mendapat kehinan dari Allah.  Dan untuk kalian yang mengaku Muslim tetapi masih membela penghina Al-Quran dan membuat meme untuk mengolok-olok para ulama semoga kelak keturunan kalian dijauhkan dari rahmat Quran sejauh mata memandang. Dan dijauhkan dari syafaat Quran di hari kiamat kelak.

Pinggiran Bantul, 4 November 2016

8 komentar

  1. Sepaham aku sm mak irul. Semoga ayah dan anak-anak sehat selalu ya mak dan segera pulang bisa kumpul lagi di rumah. Mereka remaja yg keren ya 👍 anak-anak dari orang tua yg keren juga

    BalasHapus
  2. Untuk #BelaQur'an nya aku setuju mak, tapi utk aksi yg rawan ditumpangi oleh 'banyak kepentingan' yang bikin deg2an. Semoga kita termasuk yg bisa menjaga Qur'an hingga akhir jaman ya, aaamiinnn

    BalasHapus
  3. Semoga Allah memasukkan kepada golongan penjaga Qur'an

    BalasHapus
  4. Seoga semua niat baik di jalan-Nya dilindungi ya mbaaa

    BalasHapus
  5. Bener mak. Qur'an adalah syifa, penyembuh segala penyakit. meskipun saya jualan Gamat Gold G yang dikenal sebagai penyembuh tercepat. tetap aja masih yakin kalau alqur'an adalah sebaik2nya penyembuh. mari kita jaga qur'an sebagai mukjizat terbesar abad ini dalam hati kita.

    BalasHapus
  6. sepakat Mak...saya termasuk yang diam di medsos soal ini, biarlah dikatai gak punya sikap yang jelas kejadian ini membuat saya menambah porsi mengkaji agama termasuk melibatkan anak-anak

    BalasHapus
  7. Semoga Allah selalu melindungi kita sebagai umat yang selalu menjaga kesucian mukjizat-Nya

    BalasHapus
  8. Iya, karena untuk apa memperpanas keadaan yang ada dengan kata-kata? Insya Allah, Allah jaga umat-Nya. Aamiin.

    Salam,
    Shera.

    BalasHapus