Rabu, November 30, 2016

Mewujudkan Impian Naik Haji dan Umroh Dengan Tabungan Emas



Menabung Emas Yuuk!
Aman, Mudah dan Menguntungkan 


Beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2011 saya dan suami memiliki tabungan emas. Rencananya tabungan emas itu digunakan untuk membuka tabungan haji. Pernah sih beberapa kali kami mencoba menabung dalam bentuk uang tunai tapi kok ya ndilalahnya kepake terus. Mungkin semacam sisi buruk manusia kalau tahu uang nganggur pasti langsung muncul  ‘kebutuhan’ yang entah mengapa menjadi penting banget. Padahal sebelumnya berasa ga butuh-butuh amat dengan benda itu. Ya begitulah....(ga usah dilanjutkan). 

Sabtu, November 26, 2016

Menembus Batas, Menjadi Inspirasi Bagi Negeri

Merayakan #HarblogNas Bersama JNE 


Buat saya ada beberapa hal yang biasanya bisa bikin saya waras setelah menghadapi riuhnya anak-anak, tumpukan cucian piring dan sekeranjang pakaian kotor. Diantaranya adalah ketemu dengan teman-teman yang se-ide dan se-hobby. Nah kemarin Sabtu, 19 November 2016 saya dapat jatah haha-hihi bareng teman-teman blogger di Hotel Harper Yogyakarta.

Kamis, November 24, 2016

Menjadi Ecomom Dimulai Dari Rumah




 Siap Jadi Ecomom?
Yuuk Mulai Dari Rumah 







Sebagai seorang ecomom, ada baiknya kita update sama perkembangan zaman. Kapan hari saya pernah baca artikel tentang global warming. Asli ya, agak serem juga baca dampak yang bisa ditimbulin dari global warming. Salah satu dampak buruknya adalah terjadi perubahan iklim dan cuaca, gunung es bakal mencair dan es yang mengapung di laut tambah sedikit aja.  It means bumi bakal kena pemanasan global. Aduh, kebayang deh gimana kalo seluruh dunia kena pemanasan global.

Senin, November 21, 2016

Berbagi Banyak Manfaat Di #UsiaCantik Bersama Yuniana Oktoviati Sang Pengagas Warung Sedekah Yogyakarta



Yuniana Oktoviati Sang Pengagas Warung Sedekah Yogyakarta

pict. dokumen Bund Tovie


Ada yang pernah nonton film ‘Joy’nya Jennifer Lawrence. Saya suka banget dengan film ini. Salah satunya sih karena bercerita tentang perempuan kuat yang menjalani hidupnya dengan cantik. Omong-omong tentang menjalani hidup dengan cantik boleh dong saya berbagi cerita tentang seorang sahabat yang tahun ini memasuki #usiacantik dan hidupnya juga masya Allah cantik banget. Benar-benar cantik. Diuji dengan manis, asam, asin dan pahitnya kehidupan. 

Jumat, November 18, 2016

Pomade Untuk Remaja, Yay or Nay?




5 Fakta Unik dan Menarik Seputar Produk Styling Rambut Pomade 
Yang Sebaiknya Kita Ketahui


Di rumah saya ada 6 pria yang biasanya sebulan sekali potong rambut. Terutama sih dua remaja saya ditambah bapaknya ga bisa absen kalau potong rambut. Sebulan sekali minimal antri di tukang potong rambut. Karena itulah sekarang saya ngerti beberapa jenis produk styling khusus rambut pria. Bahkan di rumah si bapak juga punya. Tadinya saya pikir cuman perempuan aja yang heboh kalau urusan rambut. Ternyata pria juga sama ramainya kalau urusan rambut.

Rabu, November 16, 2016

Tanda Tangan Digital, Era Digital Yang Semakin Cemerlang



Sudah Saatnya Kita Punya Tanda Tangan Digital





Semakin berkembangnya zaman mau tidak mau sebenarnya kita hidup di dua dunia yang saling paralel .yakni dunia nyata dan dunia digital. Lihatlah hari ini bahkan pelosok-pelosok kampungpun bisa kita temukan di google maps. Saya sendiri benar-benar takjub dengan perkembangan dunia digital hari ini. 
Kemarin Senin, 14 November 2016 saya hadir di Sosialisasi Tandatangan Digital yang di gagas oleh Kominfo Republik Indonesia. Ada 1000 undangan yang hadir dari kalangan pejabat, akademisi, media dan mahasiswa di sosialisasi tanda tangan digital kemarin. Awalnya saya pikir tandatangan digital itu ya semacam tandatangan elektronik begitu. Ternyata berbeda. Karena Tanda Tangan Digital ini bukan seperti tanda tangan elektronik. jadi bukan berupa gambar tanda tangan kita tetapi berupa kode-kode digital. duuh bayanginnya aja kok kayaknya mumet ya. cuus baca lanjutannya dulu ya.

Jumat, November 11, 2016

Sharing Tentang SADARI Bersama Emak School

SADARI (Periksa Payudara Sendiri) Deteksi Awal
 Untuk Kanker Payudara




Beberapa tahun lalu saya punya seorang kenalan yang juga seorang ibu dengan empat anak. Si ibu ini sepertinya sih sehat. Dan tak lama saya dapat kabar kalau dia ternyata terkena kanker payudara. Seingat saya kemudian si ibu ini dengan dukungan keluarganya menjalani pengobatan. Tetapi malang tak dapat ditolak. Hanya sekitar 6 bulan setelah penyakitnya terdeteksi si ibu ini berpulang ke rahmatullah. 

Selasa, November 08, 2016

Tips Merawat dan Membersihkan Kulkas




 Rawat Kulkas Dengan Benar Agar Awet




Kulkas di rumah kami itu sudah lumayan tua. Dan alhamdulillah awet dan tangguh. Meskipun penampakan luarnya bisalah dibilang ‘Enggak Banget’ karena sudah ditempeli segala macam stiker dan dicoretin anak-anak. Lemari es satu pintu bermerk LG itu tahan banting. Beli di tahun 2007 dan sampai sekarang belum pernah rewel. 


Saya sendiri sangat terbantu dengan keberadaan kulkas ini. Jadi berusaha sekali untuk merawatnya dengan baik. Karena lemari es sangat bermanfaat untuk menyimpan bahan makanan segar dan makanan beku. Jadi anggaran belanja bisa dihemat. Bahkan kulkas membantu saya dalam membuat es batu yang sehat (menggunakan air matang), membuat es krim sendiri, es loli dengan campuran buah untuk anak-anak dan es mambo. 

Agar awet saya punya tips sederhana merawat kulkas

1. Letakkan kulkas jauh dari sumber panas. Sebaiknya sih kulkas tidak berdekatan dengan kompor gas misalnya.
2.     Kulkas tidak menempel dinding. Beri jarak sekitar 10-15 cm dari tembok.
3.  Beri penyangga besi dibawahnya agar awet dan tidak mudah karatan. Harga penyangga besi ini paling cuman 20 rebu tapi ini bikin kulkas lebih awet dan mudah juga kalau mau digeser-geser untuk membersihkan bagian bawahnya.
4. Sebaiknyaa sih kulkas tidak perlu diberi penutup dari kain atau apalah itu yang biasanya dijual satu set dengan taplak meja dan penutup magic com. Karena menurutku jadi membuat panasnya yang harus dilepas jadi tertahan oleh kain. Ya kira-kira gitu deh.
5.  Jangan menyimpan bahan makanan yang masih panas ke dalam kulkas. Selain boros listrik kebiasaan ini juga lama kelamaan akan merusak elemen pendingin di dalam kulkas karena bekerja terlalu berat.
6. Sebaiknya simpan bahan makanan yang sudah dibersihkan. Misalnya sayur sebaiknya sudah dicuci dan ditirskan. Telur sudah dalam keadaan dicuci bersih.
7.  Jangan terbiasa menyimpan makanan dalam keadaan terbuka didalam kulkas. Ini sebenarnya bukan mau promoin wadah-wadah plasti semacam tupperware dan sejenisnya ya. Tetapi wadah makanan dari plastik yang aman seperti itu juga membantu kehigenisan bahan makanan. Dan juga menambah masa keawetan bahan makanan. 

Untuk membersihkan kulkas sebenarnya caranya sederhana saja

1. Rutin membersihkan kulkas. Jadi jangan dibiasakan membiarkan tumpahan makanan tidak dibersihkan berhari-hari selain bisa merusak kulkas juga berbahay untuk kesehatan.
2.  Cabut stop kontak saat akan membersihkan kulkas. Gunakan mode untuk menghilangkan bunga karang.
3.   Keluarkan semua rak di dalamnya. Rendam dalam air berisi sabun pencuci piring biasa. Jangan menggunakan desinfektan sih saran saya. Khawatirnya kita tidak bersih saat membilasnya.
4.  Cuci rak-rak itu dengan spon lembut. Bilas dengan air bersih dan tiriskan sampai kering tanpa harus dilap dengan serbet.
5.  Gunakan air hangat dan sabun cair pencuci piring untuk mengelap bagian dalam kulkas. Gunakan spon lembut ya jangan kawat. Kemudian bilas dengan spon yang diberi air bersih. Terakhir lap dengan serbet kering dan bersih.
6.   Setelah bersih dan kering baru deh rak-rak plastiknya ditata di dalam kulkas. Nah baru boleh nyolokin stop kontaknya.

Tadaaaaa. Kalau rajin bersihin setiap dua minggu sekali. Dijamin kulkas di rumah bakalan awet kayak cintaku padamu. Halagh. Hahahaha. Alhamdulillah sampai sekarang sudah hampir sepuluh tahun kulkas kami di rumah belum pernah di servis. Belum pernah ganti lampu yang di dalamnya itu. Sampai kata suami. Lampu kulkas itu merknya apa sih? Kok awet bener. Hahahaha.

Jumat, November 04, 2016

Jadilah 'Penjaga Quran' Sesungguhnya, Jagalah Allah Maka Allah Akan Menjaga-mu



 Jagalah Allah Maka Allah akan Menjaga-mu


 

       
         Saya dan suami termasuk orang yang tidak sepakat dengan demonstrasi. Bahkan dari zaman kami muda dulu  saat masih kuliah saya tidak pernah turut berdemo. Padahal di UGM itu hampir tiap hari ada demonstrasi oleh mahasiswa.  Bahkan saat tahun 1998 saya sudah ngaji tetapi saya tidak ikutan demo. Saat itu saya masih mengikuti pendapat banyak ulama bahwa demo  untuk masalah itu masih belum krusial. Ingat ya pada masalah itu. 

Tetapi kemarin saat ada himbauan  untuk turut bergabung melakukan aksi #belaQuran tanggal 4 November ini suami tidak perlu lagi bertanya pada saya.  Kami tidak mewakili satu partaipun. Kami membawa nama kami pribadi sebagai seorang muslim. Yang merasa MARAH saat Al-Qur’an dihina. Okey kalau ada yang bilang God and Al-Quran tidak butuh dibela. Itu hak yang ngomong. Belum sampai ya pada yang ngomong itu tentang hadist shahih " Jagalah Allah maka Allah akan Menjagamu" Saya tidak mungkin diam. Sehari di rumah kami minimal dua kali Al-Quran dibaca di rumah kami. Sehabis subuh dan selepas maghrib. Itu belum termasuk sehabis setiap salat buat Shuhaib. Ketika ada yang bilang “ Jangan mau dibohongi oleh Al-Maidah:51” dan saya diam. Itu berarti Al-Qur’an yang kami baca setiap hari itu tidak berarti apa-apa untuk kami. 

Jadi disinilah saya malam ini. Dengan jantung berdegub seperti air didalam kuali yang mendidih. Menanti kabar dari suami dan duo abege saya. Silakan hujat saya karena membiarkan dua remaja kami ikut demo #aksibelaQuran hari ini. Saya tidak akan marah. Karena pesan saya untuk anak-anak saya “tetaplah berakhlak mulia, karena Al-Qur’anlah yang menjaga kalian”. Bahkan salah satu remaja kami ini insyaAllah akan menyelesaikan hafalan Qur’annya sebentar lagi insyaAllah. Biarlah ini menjadi saksi dihadapan Allah karena ia telah menjadi ‘penjaga Qur’an’ sesungguhnya. Tahukah kalian, bahwa para penghafal Quran adalah janji Allah untuk menjaga Al-Quran sampai hari kiamat kelak. 

Mungkin yang ikut aksi hari ini banyak kepentingan tapi saya yakin lebih banyak yang turut beraksi karena #belaQuran bukan yang lain. Semoga Allah merahmati kalian para pembela Qur’an. Dan semoga sang penista segera mendapat hukuman yang setimpal dan para pembelanya mendapat kehinan dari Allah.  Dan untuk kalian yang mengaku Muslim tetapi masih membela penghina Al-Quran dan membuat meme untuk mengolok-olok para ulama semoga kelak keturunan kalian dijauhkan dari rahmat Quran sejauh mata memandang. Dan dijauhkan dari syafaat Quran di hari kiamat kelak.

Pinggiran Bantul, 4 November 2016

Kamis, November 03, 2016

Tanoto Scholars Gencar Tumbuhkan Minat Baca Anak di Makassar





Tanoto Scholars di Makassar 
Gencar 
Tumbuhkan Minat Baca Anak



Dalam keluarga saya pengeluaran terbesar dalam pendidikan kami adalah pengadaan buku penunjang. Meskipun literasi digital marak hari ini tetapi membaca buku tetap metode belajar yang kami lakukan. Bahkan saya dan suami sudah mengumpulkan banyak buku jauh dari sebelum kami menikah. Dan sekarang kehabisan tempat untuk buku kami yang setiap bulan bertambah. 


Buku adalah jendela dunia. Melalui buku, wawasan akan bertambah sehingga kemampuan dalam menghadapi tantangan kehidupan menjadi baik. Agar bisa mencintai buku, tentu dibutuhkan minat baca yang tinggi. Inilah yang tengah gencar ditumbuhkan oleh para Tanoto Scholars di Makassar.

            Tanoto Scholars adalah sebutan untuk para penerima beasiswaTanoto Foundation. Mereka tergabung dalam asosiasi sesuai daerah domisili masing-masing di bawah bendera Tanoto Scholars Association (TSA), seperti TSA Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang menaungi para Tanoto Scholars di Makassar, Sulawesi Selatan.

            TSA UNHAS tengah berusaha keras menumbuhkan minat baca anak-anak di Makassar melalui kegiatan yang diberi nama Ransel Baca. Kegiatannya cukup unik, yaitu mendatangi anak-anak dengan membawa ransel yang penuh buku-buku sehingga memudahkan mereka untuk membaca.

            Tanoto Scholars memulai Ransel Baca sejak Maret 2015 dengan rutin mendatangi Desa Lakkang di Kota Makassar sambil menenteng ransel berisi buku. Tidak hanya meminjamkan buku saja, mereka juga menambahnya dengan kegiatan bercerita, tanya jawab, serta menggambar atau mewarnai.

            Para Tanoto Scholars memang cerdik untuk mengemas pembelajaran menjadi hal yang menyenangkan. Kegiatan yang dilakukan dalam suasana ceria ini sangat disukai oleh anak-anak di Desa Lakkang dan menjadi kegiatan yang selalu dinantikan. 

            “Antusiasme adik-adik dalam setiap kegiatan Ransel Baca semakin meningkat. Terbukti dengan terus bertambahnya jumlah siswa yang berpartisipasi. Bahkan saat kami baru tiba, mereka sudah menyambut sambil memanggil nama-nama kami,” ujar salah satu Tanoto Scholar, La Ode Muhammad Ilham Gafur.

            Sementara itu, bagi para Tanoto Scholars sendiri, kegiatan Ransel Baca menghadirkan manfaat besar ke dalam diri mereka sendiri. Menghadapi anak-anak dengan karakter yang berbeda-beda, membutuhkan kesabaran dan mengasah sikap kepemimpinan.

            Hal ini juga menunjukkan bahwa kegiatan Tanoto Foundation telah membuktikan bahwa memberi kemudahan akses pendidikan memang tidak hanya melalui beasiswa semata. Mereka ingin para penerima beasiswa Tanoto Foundation mampu menjadi orang yang berguna untuk masyarakat dan negara. Untuk mendukungnya, Tanoto Foundation memanfaatkan kegiatan Tanoto Scholars Gathering yang diselenggarakan setiap tahun untuk membekali para penerima beasiswa dengan soft skill agar kemampuan semakin meningkat.

            Misi Keluarga Sukanto Tanoto saat mendirikan Tanoto Foundation memang berharap besar terhadap para Tanoto Scholars. Mereka diharapkan membantu merealisasikan mimpi mengentaskan kemiskinan dari Indonesia.