Jumat, Oktober 28, 2016

Biduran Saat Cuaca Dingin, Bahayakah?



 Apakah Biduran Berbahaya?




Hayo ngaku, siapa yang sering biduran?

Saya punya pengalaman ga enak dengan biduran ini. Dulu waktu mau UMPTN, eh namanya sekarang apa sih, maklum kita produk jadoel, hahahaha. Jadi waktu itu biduran saya sering kambuh karena kalau pagi dingin banget. Nah biasanya kalau bidurannya ini lagi parah-parahnya saya minum obat yang efeknya bikin ngantuk. Padahalkan waktu itu persiapan UMPTN. Duh dilema banget. Ga minum obat bidurannya ampun-ampunan. Sampai sekujur tubuh bisa bengkak-bengkak. Serba salah pokoknya. 

 

Oleh dokter saya diberi resep salep waktu itu yang sayangnya hanya bertahan sebentar aja pasca dioleskan bidurannya datang lagi. yah biduran itu semacam jelangkung gitu, datang ta diundang pulang tak diantar, jiaaah. 

Sebenarnya biduran ini apa sih?
Biduran atau dalam bahasa medisnya dikenal dengan nama, urtikaria adalah ruam kemerahan pada kulit yang timbul secara tiba-tiba, memiliki ukuran dan bentuk bermacam-macam, halus dan seringkali terasa gatal. Kondisi ini biasanya muncul secara tiba-tiba, namun salah satu penyebab yang paling umum diketahui, adalah udara dingin.
Sebenarnya cukup banyak manusia yang mengalami kondisi ini. Menurut American Academy of Dermatology, 20% dari total populasi manusia menderita urtikaria dengan pemicu yang berbeda-beda. Tapi, kondisi ini lebih banyak menyerang wanita.
Biduran ini bisa muncul di bagian tubuh manapun wajah, dada, punggung, bibir, kelopak mata, lidah, telinga, dan kerongkongan.
Biduran sendiri muncul dalam beberapa tingkatan. Mulai dari ringan, akut, dan kronis. Biduran ringan, akan cepat hilang setelah pemicunya sudah tidak ada lagi. Tapi, untuk yang akut bisa menetap pada kulit hingga enam minggu. Sedangkan, kronis bisa menetap hingga lebih dari enam minggu.
Tidak perlu khawatir, jika kamu menderita biduran akibat dingin, biasanya merupakan biduran ringan. Sehingga, bisa di atasi dengan cara-cara berikut:
·         Penggunaan krim kortison (biasanya untuk penggunaan jangka pendek) untuk meredakan rasa gatal
·         Penggunaan krim atau salep antibakteri, seperti Dapsone untuk mencegah atau mengendalikan infeksi
·         Obat-obatan anti-peradangan untuk mengatasi peradangan dan pembengkakan
·         Untuk kasus berat, suntikan epinefrin secepatnya mungkin dibutuhkan

Jadi ga usah panik kalau kena biduran. Konsultasi ke dokter atau gugling aja dulu. Kecuali terjadi peradangan yang membuat luka terbuka.

2 komentar:

  1. mbak aku juga sering biduran kalau dingin,

    BalasHapus
  2. balitaku beberapa kali pernah biduran,
    adakah obat tradisional yang aman untuk balita ya?
    thank

    BalasHapus