Jumat, Oktober 28, 2016

The Harvest Patissier & Chocolatier Buka di Yogyakarta




 The Harvest Buka Gerai di Yogyakarta




Siapa yang jatuh cinta dengan cheese cake? Ngacung!. Atau cake coklat yang nyoklat banget? Ngacung!. Hahahaha. Nah sekarang di Jogja tambah satu lagi gerai kue yang menjual cakes dan roti dengan kualitas premium. Kemarin Kamis, 27 Oktober 2016 saya hadir di pembukaan gerai ke-26 The Harvest Pattissier & Chocolatier di Yogyakarta. Tepatnya di jalan C. Simanjutak no 5. Lokasinya tepat dipojokkan jl. C. Simanjutak berseberangan dengan Mc.Donald dan KFC. Gampang banget ditemukan. 

Biduran Saat Cuaca Dingin, Bahayakah?



 Apakah Biduran Berbahaya?




Hayo ngaku, siapa yang sering biduran?

Saya punya pengalaman ga enak dengan biduran ini. Dulu waktu mau UMPTN, eh namanya sekarang apa sih, maklum kita produk jadoel, hahahaha. Jadi waktu itu biduran saya sering kambuh karena kalau pagi dingin banget. Nah biasanya kalau bidurannya ini lagi parah-parahnya saya minum obat yang efeknya bikin ngantuk. Padahalkan waktu itu persiapan UMPTN. Duh dilema banget. Ga minum obat bidurannya ampun-ampunan. Sampai sekujur tubuh bisa bengkak-bengkak. Serba salah pokoknya. 

Rabu, Oktober 26, 2016

Butuh Asuransi Kecelakaan?



 Asuransi Kecelakaan, Butuh Ga Sih?





Kapan itu di Jogja heboh banget dengan peristiwa kecelakaan seorang mahasiswa Paska Sarjana UGM yang meninggal di dekat pasar Demangan Jogja. Si mahasiswi itu sendiri akhirnya meninggal dan kebetulan saat itu ia bersama putrinya. Duh ya Allah, sedih liat anaknya. Mana si mahasiswi ini bukan asli Jogja tapi dari Sumatra sana dan harus menunggu keluarganya dulu agar putrinya bisa dibawa pulang. Duh sesek ya. Saya aja waktu itu yang ikutan baca kisahnya via sosmed sedihnya bukan kepalang. 

Selasa, Oktober 25, 2016

Kamu Gamers? Sudah Punya ASUS ROG G752VS?



  Review ASUS ROG G752VS
 part.1


 
pict. asus.com



Beberapa waktu lalu say ngomel-ngomel sama Osama di rumah. “ Duh kalian ini ya bongkar sana, bongkar sini, pindah sana, pindah sini, hufff” kata si mamak-mamak ini. Eh Osama nyeletuk “Masih mending buuk kita pindah-pindah masih di bumi coba kaya Star Trex pindah dari satu galaksi ke galaksi lain” begh. Ini efek si anak ini kebanyakn main game -___- . Tetapi sejak PC nya matot sementara keinginan untuk berburu via game nya ditunda dulu.

20 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya ASUS Zenfone 3



 20 Alasan Kamu Harus Punya Zenfone 3


Ada yang mengamati ga tampilan IG @siti_hairul semingguan ini. Nganu, ceritanya kemarin saya nyoba Zenfone 3 Laser pas acara ASUS Challenge Your City di Hotel Tentrem. Para blogger ditantang untuk hunting foto dengan Zenfone 3 yang disediain panitia. Akhirnya sok-sok-an lah mamak-mamak ini berburu spot-spot cantik buat difoto. Meskipun dengan keterampilan terbatas, uhuk, kebanyakan foto saya kalau bagus biasanya diambil dengan DSLR. Jarang-jarang saya moto pake kamera henpon. Pengalaman, pake kamera henpon resolusinya terbatas pas bagian di zoom pecahlah dia, fyuuh.
 
foto-foto IG @siti_hairul yang saya ambil dengan Zenfone3 laser

Senin, Oktober 24, 2016

ZenBook UX360UA Di mata Saya



 7 Alasan Kenapa Saya Harus Punya
 ZenBook UX360UA ?





Jadi ceritanya saya di rumah punya laptop ASUS edisi lawas yang awet bin tahan banting. Bayangkan ya laptop kami yang ini sudah dari tahun kapan belinya. Sudah ganti lcd satu kali gara-garanya keinjek si Zoe dan di dalamnya masih ada mouse-nya, Sempurna!. Lalu ganti motherboard gara-garanya kesiram air apa ya? Lupa-lupa ingat. Pokoknya laptop yang itu bener-bener tahan banting. Bahkan ada 3 laptop ASUS di rumah yang kami pakai. Pernah punya satu laptop selain ASUS lalu menyesal karena mencoba merk lain. Fufufu.

Minggu, Oktober 23, 2016

Mencuci Piring Sendiri Itu Keren!

Ayo Nak, Cuci Sendiri Piringmu








Di rumah kami yang namanya cucian piring numpuk itu kalau bisa jangan sampai terjadi. Sebagai ibu dengan 6 anak yang namanya cucian piring segunung itu harusnya hal wajar. Tetapi sejak memutuskan tidak memiliki ART kami kemudian bagi-bagi tugas dengan anak-anak untuk pekerjaan rumah tangga. Tahukan ya zaman sekarang yang namanya mencari ART itu seperti mencari jarum ditumpukan jerami. Begh susahnya minta ampun. Apalagi saat sesi wawancara si ART tahu kalau si nyonya rumah punya 6 anak langsung ngibrit itu para ART. Hahahaha. Padahal tuh ya saya sendiri termasuk orang yang tidak tegaan sama orang lain. Pekerjaan yang bisa saya kerjakan sendiri pasti saya usahakan kerjakan sendiri.


Kamis, Oktober 20, 2016

Inilah Manfaat Menonton Film Bagi Anak-Anak

Inilah Manfaat Menonton Film Bagi Anak-Anak



Para orang tua kerap melarang anak menonton film. Alasannya tentu saja agar anak tidak ketagihan dan bisa mengisi waktu senggang dengan melakukan aktivitas lain. Padahal menonton film tidak selalu memberikan dampak buruk bagi anak. Jika orang tua memberikan bimbingan dan pengawasan ketat selama anak-anak menonton film, niscaya aktivitas menonton film akan memberikan banyak manfaat bagi anak-anak.

Senin, Oktober 17, 2016

To Be Artpreneur



To Be Artpreneur


                      



     Ngobrol Blogger DIY di Roaster and Bear, Hotel Harper

Senin, 5 September 2016 saya mendapat undangan dari teman-teman Blogger Perempuan untuk ngobrol-ngobrol seputar Dunia Gambar dan Blogging. Saya tiba di Roaster and Bear, Harper Hotel Yogyakarta sekitar pukul 17.35. Langsung saja naik ke lantai dua untuk registrasi peserta. Karena sudah menjelang maghrib saya numpang salat dulu di musalanya Harper Hotel. Adem ^_^ langsung deh setelah salat saya cuuus bergabung bersama teman-teman blogger yang lain. 

Minggu, Oktober 16, 2016

TheRagran-M dan Jamparingan (Panahan Tradisional Jogja)



Hayuk Sehat Lagi! Hayuk Memanah Lagi!
Terimakasih TheRagran-M






Sekitar tahun 2013 saya tertarik untuk berolahraga secara rutin sejak sering mengalami pegal-pegal di leher dan punggung. Tadinya sih mau ikutan yoga atau pilates gitu yang rada keren. Tetapi atas saran seorang kerabat saya disuruh bergabung di olahraga panahan tradisional di Yogyakarta dikenal dengan nama Jamparingan. Olahraga jamparingan adalah panahan tradisonalkhas Yogyakarta dan Solo. Menggunakan busur panah dari bambu dan kayu jati dan anak panah yang dilengkapi bulu unggas. 





Olahraga ini termasuk populer dikalangan kraton Yogyakarta. Bahkan Sultan sendiri rutin mengadakan turnamen jamparingan yang biasanya berhadiah logam mulia alias emas. Saya sendiri sangat suka banget dengan jamparingan. Kenapa jamparingan itu menarik

1.     Merupakan olahraga warisan leluhur
2.     Nilai filosofinya sangat tinggi.
3.     Memanah juga olahraga yang disunnah Rasulullah.
4.     Perempuan memegang panah itu cantik, hatsyim (lihat Srikandi, Katnis Everdeen)
5.     Melatih konsentrasi dan belajar untuk fokus.








Jujur sejak rutin berlatih memanah badan saya terasa lebih enteng. Padahal diawal-awal latihan. Behg, jangan ditanya pegalnya. Diminta menarik busur saja rasanya seperti menarik mobil. Hahahaha. Bahkan sampai gemetaran. Oia biasanya diawal berlatih kita tidak langsung diberi anak panah jadi hanya latihan menarik busur sampai kemeng alias sampai pegel dan bosan. 

“Memanah itu tidak melulu soal tepatnya bidikan kita pada sasaran. Memanah itu tentang rasa, tentang tingkah laku, tentang unggah-ungguh”


Nasihat saya dapat dari seorang abdi dalem tempat saya biasa berlatih memanah. Memanah menggunakan panah tradisional berbahan kayu jati atau mahoni bukan compound seperti yang biasa digunakan oleh para pemanah profesional di kejuaraan nasional atau internasional. Tradisi jamparingan saat ini masih sangat digemari di Yogyakarta. Biasanya para orangtua beserta anak-anak berlatih di alun-alun kidul ( selatan) atau di kestalan Kraton Pakualaman Yogyakarta. Para pelatihnya kebanyakan abdi dalem kraton Yogyakarta.

Tetapi sekitar setahunan ini saya jarang ikut jamparingan. Karena kesibukan yang mulai banyak dan banyak juga alasan yang bisa dibuat untuk bolos latihan. Jadi begitulah. Dan tubuhpun kembali meminta haknya. Yang terbiasa mengalami peregangan eh ini jadi kaku kembali. 

Bahkan migrain saya mulai sering kambuh. Kena panas sedikit langsung migrain berhari-hari. Mau minum obat kok malas banget. Karena saya sendiri tidak terbiasa mengkonsumsi obat-obatan. Paling banter minum madu hangat yang diberi lemon lalu dibawa tidur.

Sampai kemarin saat menemani anak-anak jalan-jalan ke pantai Baru Yogyakarta saya kena sengatan matahari langsung. Migrain saya kambuh. Sampai rumah digerakkan sedikit rasanya kepala mau lepas aja. Padahal sudah dibawa minum madu dan tiduran. Tetapi besoknya masih terasa. Ga bisa bangun dari tempat tidur. Mau makan ga bisa ngunyah karena kepala nyut-nyutan. Duh ya Allah ternyata sakit itu ga enak banget. 


      Beberapa hari hanya baring aja di tempat tidur. Ga bisa ngapa-ngapain. Tetapi male banget minum obat. Jadi hanya berusaha makan yang banyak dan minum madu hangat ditambah dengan irisan lemon. Dan untuk menambah asupan vitamin saya mencoba minum TheRagran-M Multivitamin dan Mineral. 

TheRagrant-M sendiri adalah tablet bersalut gula yang berfungsi menambah asupan vitamin dan mineral dimasa penyembuhan. Dikenal sebagai Vitamin yang bagus untuk Mempercepat Masa Penyembuhan. Jadi cocoklah untuk orang seperti saya yang ga suka minum obat. Karena TheRagran-M juga dikenal sebagai Vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit







 Untuk informasi coba deh kunjungi Theragran-M
            


 Jadi saya pikir sesibuk apapun kita menjaga kesehatan harus. Menjaga pola hidup dengan mengkonsumsi makanan halal dan sehat, olahraga teratur dan berpikiran positif dan ikhlas dalam menjalani hidup. Jadi kalau begitu ayuuk memanah lagi. 


  "Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."

Rabu, Oktober 12, 2016

3 Candi Di Yogyakarta Yang Bisa Diperkenalkan Pada Anak-Anak Saat Liburan


Liburan Ceria Dari Candi Ke Candi Di Jogja
liburan ceria bersama Tempra














Jadi ceritanya kemarin sama anak-anak ngobrol tentang Piramid dan mummi. Dari barat sampai ke timur dari utara sampai selatan. Seru banget. Mulai sisi ilmiahnya sampai sisi horornya. Ujung-ujungnya ada anak yang nyeletuk “ sayang ya di Indonesia ga ada Piramid” eh iya ya. Duuh sayang banget pelajaran kami tentang piramid ini terhenti hanya sampai gambar doang. Sebenarnya sih gunung Padang diperkirakan Piramid sih tapi kan jauh dari Jogja.

Eh tetapi setelah dipikir-pikir kenapa kita ga ke candi aja. Secara arsitektur candi kan mirip sama piramid. Tersusun dari batu-batu. Dinding-dindingnya banyak kisah-kisahnya juga. Yang itu bisa jadi pelajaran buat manusia zaman sekarang. Karena kemarin pas ngobrol tentang piramid sampai juga obrolan kami ke Fir’aun dan Raja Tut.

Akhirnya diputuskan kami jelajah candi aja. Di Jogja banyak banget candi. Dari yang populer kayak candi Prambanan sampai candi-candi pinggiran yang cuman tumpukan batu berserakan juga banyak. Harapannya kami bisa menjelaskan sejarah candi secara logis kepada anak-anak. 

Nah berikut saya pilih candi yang menurut saya menarik buat anak-anak. Jadi pelajaran sejarahnya dapat happy-happynya juga dapet. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Keren kan? Kan? Kan?

Negeri Di Atas Awan Itu Bernama Candi Ijo

liburan ceria bersama Tempra



Candi ini bisalah di sebut berada dikawasan Yogyakarta lantai dua. Alias ada di daerah ketinggian. Terletak di dusun Sambirejo, Prambanan. Sebenarnya kalau mau sekali jalan dari jalan Wonosari Yogyakarta terus aja sampai daerah Piyungan kemudian ambil kiri. Nah sepanjang jalan itu sampai nanti tembus ke jalan Prambanan berderet-deret candi-candi cantik.

liburan ceria bersama Tempra
negeri di atas awan ^_^




Nah Candi Ijo ini gampang banget dicarinya. Berada di sisi kanan jalan Piyungan. Menyenangkannya karena saat masuk menuju ke arah candi Ijo kita bisa mampir dulu ke Tebing Breksi yang hits itu. Bisa numpang foto-foto dulu di sana. Jalan menuju ke candi ini memang menanjak. Tetapi jalannya bagus kok. Yang penting kendaraan dalam kondisi prima. Bahkan kendaraan bisa diparkir di dekat komplek candi. 



liburan ceria bersama Tempra
sebagian masih tahap renovasi
Sampai atas langsung deh di serbu angin segar. Adem banget. Kita bisa menikmati pemandangan kota Jogja dari atas. Candi ini termasuk lokasi favorit untuk menikmati sunset. Tetapi saran saya datanglah pada hari biasa bukan weekend. Karena kalau weekend dijamin umpel-umpelan alias full manusia. Ga bisa selfie dong entar. Hahahaha.

Anak-anak pasti suka deh disini. Duduk di atas hamparan rumput sambil bercerita sama anak-anak tentang sejarah masuknya ajaran Hindu zaman dulu ke Indonesia. Bahkan saya juga cerita itulah kenapa banyak masjid-masjid tua di Indonesia sekilas arsitekturnya mirip dengan candi. Monggo mampir di tulisan saya tentang Masjid Tua di Kota Gedhe dan Masjid Besar Kauman yang mengalami akulturasi dengan agama Hindu dalam bentuk bangunan.

Percaya deh sama saya belajar sejarah itu memang menyenangkan jika langsung ke sumber dan lokasinya. Dan di Jogja banyak banget tempat bersejarah yang bisa dipelajari anak-anak salah satunya Candi ijo ini. Lokasinya berada di Dusun Sambirejo, Prambanan. Tiket masuk: RP. 5000 untuk wisatawan lokal. Untuk turis mancanegara 15 K. Ga mahal ah harga segitu. Daripada disuruh bikin candi sendiri. Ngangkutin batu dari bawah ke atas. Apaan sih ini? Hahahaha.

Ada banyak candi kecil yang mengelilingi candi utama yang berada di puncak. Dan entah mengapa renovasi dari zaman dulu sampai sekarang ga rampung-rampung 
-____-. Ngurutin batunya kali yang ketuker-tuker, eh. Tapi candi utamanya bagus kok. Selain belajar sejarah anak-anak juga bisa foto-foto. Pemandanganya keren euuyyyy. Worth it lah sama usaha untuk mencapai puncaknya. Hahahahaha. Meskipun sayang banget ga ada toko souvenir di komplek candi ini. Jadi kita ga bisa beli oleh-oleh untuk kenang-kenangan.

Tips berkunjung ke Candi Ijo
1.     Jangan saat weekend. Kalau mau dapat foto ciamik carilah hari biasa. Anak-anak bisa bebas berlarian kemana aja. Kalau weekend percaya deh manusianya sudah kayak sarden aja.
2.     Kalau mau bisa pilih sore hari. Bisa sekalian hunting sunset.
3.     Bawa minum secukupnya. Diatas ga ada toko makanan.
4.     Siapin kamera full batre.

Kembali Ke Masa Lampau Di Candi Prambanan
liburan ceria bersama Tempra

Siapa sih yang ga kenal Candi Prambanan? Candi paling ngehits sejagad raya setelah candi Borobudur. Bahkan banyak orang bilang candi Prambanan ini adalah candi paling cantik di jagat raya, eh. Bisa dibilang saya termasuk sering berkunjung ke candi Prambanan. Karena candi Prambanan sering diadakan event-event bagus yang nyaman untuk anak-anak. Saya dan teman-teman Omah Parenting Jogja pernah mengadakan lomba menggambar dan mewarnai disana saat Jogja Heritage International.

Kenapa saya menyarankan mengajak anak-anak mengunjungi candi ini.
1.     Candi Prambanan termasuk salah satu situs warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. Jadi anak-anak bisa belajar banyak hal disini.
2.     Tempatnya luas dan lapang dan cocok banget untuk anak-anak.
3.     Ada banyak candi di komplek candi Prambanan ini.

Komplek candi Prambanan sangat luas jadi butuh seharian sih agar kita puas untuk keliling. Anak-anak juga bisa ikut melihat rusa yang dipelihara di bagian samping komplek candi.


liburan ceria bersama Tempra
salah satu candi yang berada di komplek Candi Prambanan

Di candi Prambanan juga bisa menonton pertunjukan Ramayana pada malam hari. Dan pertunjukkan ini menjadi favorit wisatawan mancanegara.

Apa yang bisa dilakukan anak-anak saat berkunjung ke candi Prambanan?
1.     Membuat video. Video saat mengunjungi candi sangat bagus di buat di area candi ini. Karena komplek candi yang luas dan berumput hijau. Cahaya matahari juga melimpah jadi hasil video sangat bagus.
2.    Menggambar candi. Seperti saya ceritakan di atas. Kami pernah mengajak anak-anak menggambar dan mewarnai di komplek candi Prambanan.
3.    Story telling tentang sejarah candi saat break makan. Karena kita bisa menggelar karpet piknik di beberapa lokasi. Itulah kenapa candi Prambanan termasuk tempat favorit yang dikunjungi rombongan anak-anak pra SD dan SD (ini diluar anak-anak sekolah menengah yang biasanya memang mendapat tugas sekolah untuk membuat essay).

Tips mengunjungi candi Prambanan
1.     Karena kompleknya yang luas sebaiknya kita sudah tahu komplek candi apa saja yang akan dikunjungi.
2.     Bawa payung dan topi lebar karena matahari melimpah :D
3.  Jika ingin menonton pertunjukan Ramayana sebaiknya gugling dulu jadwalnya via online.
4.     Sempatkan berbelanja souvenir di area toko oleh-oleh.

Berkunjung ke Candi Sambisari Candi Cantik Yang Tersembunyi Di Bawah Tanah
pict: from onthelpotorono.wordpress.com

Candi Sambisari termasuk candi populer untuk didatangi oleh para pecinta wisata sejarah. Candi ini berada di bawah permukaan tanah. Candi ini berada 6,5 m di bawah permukaan tanah. Jadi tidak sejajar dengan badan jalan. Banyak teori yang mengatakan bahwa sebenarnya candi ini dulu sejajar dengan pemukiman penduduk. Tetapi tertutupi abu vulkanik letusan G.Merapi tahun 1906. Sehingga candi ini kemudian harus digali agar dapat terlihat sempurna.

Candi ini mudah kita cari lokasinya. Berada di Jl. Raya Kalasan kemudian ambil ke kiri ke dusun Sambisari di desa Purwomartani. Gampang kok. Karena ada plang besar di pinggir jalan bertuliskan Candi Sambisari. Saya yakin anak-anak sangat senang mengunjungi komplek candi ini.

Nah sebelum berkunjung ke candi-candi di Jogja. Ada baiknya kita mempersiapkan kondisi anak-anak. Karena rata-rata lokasi candi yang luas dan biasanya panas. Jangan sampai anak-anak bukannya happy tapi malah senewen.

Apa sih yang bisa dipersiapkan saat liburan mengunjungi candi
1.    Usahakan anak-anak sudah kenyang.
2.  Bawa cemilan dan minuman sehat. Air putih dan sari buah pilihan yang bagus untuk mengganti cairan tubuh.
3. Usahakan anak-anak menggunakan pelindung dari sinar matahari. Bisa topi atau payung.
4.    Bawa plastik atau wadah untuk menampung sampah. Agar tidak mengotori area candi
5.  Ajari anak-anak untuk tidak mengambil batu atau memindahkan posisi batu-batu yang belum disusun serta tidak mencoret-coret candi. Ingatkan kasus kesurupan massal para siswa yang mengambil batu candi di Borobudur. Tetapi alasan paling logis kita mengajari anak-anak untuk tidak mengambil yang bukan haknya. Karena bagaimanapun candi adalah cagar budaya yang harus dilindung dan yang melakukan pengrusakan atau pencurian bisa dituntut secara hukum.
6.  Sediakan Tempra Paracetamol untuk persediaan untuk mengantipasi jika anak-anak ternyata demam karena sengatan matahari atau kelelahan.

Kenapa pilih Tempra?
        Ada tiga pilihan: Tempra Forte (untuk 6-12 tahun), Tempra Syrup (untuk 1-6 tahun) dan Tempra Drops untuk anak-anak di bawah dua tahun. Tersedia dalam rasa anggur dan jeruk yang lebih nyaman di lidah anak-anak. Tempra cepat menurunkan demam  Kandungan paracetamolnya bermanfaat untuk antiperitika pada pusat pengaturan suhu tubuh di otak sehingga membantu menurunkan demam dengan cepat. Dan analgetik dengan meningkatkan ambang rasa sakit jadi membantu mengurangi nyeri saat demam. Tempra juga tidak menimbulkan iritasi lambung. Dan yang bikin tenang karena Tempra BEBAS ALKOHOL.

         Saya sendiri selalu menyediakan Tempra Syrup dan Tempra Forte di rumah untuk persediaan. dari anak pertama sampai anak ke-6 saya menggunakan Tempra untuk membantu saya menurunkan demam anak-anak. Tempra dikeluarga saya sudah dipercaya turun temurun menjadi obat demam.
Pertolongan pertama Pada Demam
1. Ukur suhu tubuh anak.
2. Perbanyak asupan cairan tubuh (air putih atau sari buah)
3. kurangi pemakaian pakaian yang tebal. 
4. Kompres dengan air hangat pada dahi dan ketiak.
5. Berikan Tempra Drops (untuk anak dibawah 2 tahun) Tempra Syrup (untuk anak 1-6 tahun) dan Tempra Forte (untuk anak 6-12 tahun) sesuai dosis yang tersedia pada kemasan. Dengan menggunakan gelas takar yang tersedia dalam kemasan.


Tetapi jika demam anak-anak tidak turun sampai hari ketiga atau misalnya anak-anak terlihat lemas saya langsung membawanya ke dokter. Alhamdulillah selama ini anak-anak hanya mengalami demam biasa. 

liburan ceria bersama Tempra
Hasil test lab Miqdad kemarin


           Seperti kemarin sebelum liburan Miqdad kena demam sampai tiga hari. Saya memberi pertolongan pertama dengan memberikan Tempra Syrup. Pada hari ketiga saya kemudian membawanya ke Rumah Sakit untuk menjalani tes darah. Alhamdulillah hasil test darahnya baik-baik saja. Ia hanya mengalami kelelahan setelah bepergian kemarin. Dan dokter juga tidak memberi resep apapun setelah beliau tahu saya punya persediaan Tempra di rumah. Hari berikutnya kami sudah bisa liburan dengan ceria deh. 
Oia Untuk menambah informasi tentang demam pada anak coba deh kunjungi  https://www.facebook.com/OneThousandSmile/ .
Ada banyak informasi aktual yang bisa kita peroleh berkaitan tumbuh kembang anak termasuk mengatasi demam pada anak. Oia ada photo contest juga selama bulan Oktober ini di sana dengan tema #DancingInTheRain

Nah ayo berkunjung ke Yogyakarta. Selamat liburan ke candi ya. Semoga saat pulang ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil saat mengunjungi candi. Terutama untuk menghargai budaya dan belajar ada orang-orang di masa lampau. Lets Save Our Heritage!

"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."