Jumat, September 23, 2016

6 Tips Membeli Rumah Bekas untuk Investasi Properti

     
          6 Tips Membeli Rumah Bekas untuk Investasi Properti




          Saya pikir sih ini karena kota Jogja mulai menjadi pusat investasi yang menggiurkan ke depannya. Bagaimana tidak pusat pendidikan di Jogja. Setiap tahun akan ada ribuan anak-anak sekolah yang melanjutkan pendidikannya di Jogja. Dan mereka semua butuh tempat tinggal. Tak heran bisnis kontrakkan dan kost-kostan menjamur. Dan itu menjadi peluang bagi orang-orang berduit untuk membuka kost-kostan. Dan kebanyakan mereka orang-orang luar kota Jogja.
            Tapi apa beneran kita jadi ga bisa beli rumah sendiri. Sih. Saya sendiri punya keyakinan bahwa setiap hasil tidak pernah mendustai usahanya. Artinya jika berusaha pasti selalu ada jalan. Selain berdoa baca ya postingan saya tentang Doa Agar Mempunyai Rumah Sendiri. Kita juga harus usaha. Jika harga rumah baru mahal mungkin kita bisa cari alternatif lain. Diantaranya melirik rumah second atau rumah bekas. kalau jeli kita bisa dapat bagus lho. berikut tipsnya yang bisa dicoba saat melirik ke rumah bekas. 



         Properti merupakan salah satu instrumen investasi yang menawarkan keuntungan besar. Seringkali harga properti bahkan bisa melonjak tinggi dibanding semua instrumen investasi yang ada di pasar. Banyak produk properti yang bisa digunakan untuk investasi, contohnya seperti rumah, ruko, kos-kosan, apartemen, gudang, hingga gedung.
Bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan dalam bisnis properti Indonesia, membeli rumah bekas ternyata juga bisa memberikan keuntungan lumayan, asalkan Anda jeli. Lalu bagaimana caranya memilih rumah bekas yang tepat untuk berinvestasi? Simak beberapa tips berikut ini:



pict: pixabay

  1. Carilah lokasi yang strategis
Lokasi rumah yang strategis merupakan syarat utama dalam bisnis properti Indonesia. Pilihlah rumah yang letaknya tidak begitu jauh dengan fasilitas umum, seperti dekat dengan sekolah, rumah sakit, pasar, tempat ibadah, kantor pemerintahan, dan lain sebagainya. Pastikan juga lokasinya tidak rawan dengan kemacetan sehingga tidak akan membutuhkan waktu lama untuk mencapai tempat yang diinginkan.





  1. Pastikan kawasan tersebut bebas banjir
Sebelum membeli rumah bekas, pastikan lokasi rumah tersebut bebas banjir. Anda bisa menanyakan kepada orang-orang yang tinggal di dekat rumah tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mencari informasi tentang kondisi kawasan tersebut lewat internet. Dengan mencari informasi dari beberapa sumber, Anda pun akan mendapatkan informasi yang lebih objektif dan komprehensif.

  1. Cobalah untuk membeli rumah rusak
Cara lain untuk mendapatkan keuntungan adalah dengan membeli rumah tua yang sudah agak rusak kondisinya. Dengan begitu, Anda bisa membeli dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan rumah bekas yang kondisinya masih bagus. Setelah rumah tersebut menjadi hak milik, segera lakukan renovasi. Harga beli dan biaya renovasi bisa menjadi patokan untuk menentukan harga jual dengan sebelumnya menambahkan profit yang Anda inginkan. Selanjutnya Anda bisa menjual rumah tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

  1. Lihat kelengkapan surat rumah
Dalam bisnis properti Indonesia, kelengkapan surat adalah bukti legalitas yang harus dimiliki sebuah hunian. Jadi, jangan segan untuk memeriksa kelengkapan surat dari rumah bekas yang ingin. Pastikan rumah memiliki Sertifikat Rumah dan Tanah, Surat Hak Milik (SHM), Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), serta bukti lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

  1. Pastikan persediaan air bersih memadai
Ketersediaan serta kualitas air merupakan hal penting yang harus diperhatikan ketika membeli sebuah rumah. Pastikan rumah bekas yang Anda incar telah memiliki fasilitas air bersih yang memadai. Jika tidak ada akses PDAM, cobalah cek apakah rumah tersebut memiliki sumur bor yang kondisinya baik dan tidak kering. Tanpa adanya fasilitas air bersih, bisa diperkirakan nilai properti tersebut akan turun drastis.

  1. Tentukan profit yang ideal
Agar bisa memperoleh keuntungan dari bisnis ini, Anda harus menentukan profit yang ideal. Jangan sampai Anda mematok harga jual yang terlalu mahal atau terkesan tidak rasional. Cobalah untuk membandingkan harganya dengan produk properti sejenis di wilayah tersebut. Setelah itu, Anda dapat mentukan harga yang relevan.

Sebenarnya, rumah bekas memang bisa menjadi salah satu instrumen dalam bisnis properti Indonesia yang menjanjikan keuntungan tinggi. Namun, Anda harus jeli dalam memilih rumah bekas serta mampu menyulapnya menjadi rumah idaman.


Selasa, September 20, 2016

Gadget Security, Tutorial Filtering Sederhana Pada Gadget



Gadget Security

Tutorial Sederhana Membuat Filtering Pada Gadget



Bulan Agustus kemarin saya mengikuti pelatihan #internetBAIK yang diadakan oleh Telkomsel yang bekerjasama dengan Kakaktu, ICWH dan Yayasan Kita & Buah Hati Jakarta. Pelatihannya diadakan tiga hari. Dan meskipun saya rasa masih kurang banyak harinya. Maunya seminggu. Iya beneran. Materinya bagus banget. 

Selama ini saya sih sudah ngerti kalau gadget dan internet itu seperti dua  sisi mata uang. Ada sisi baiknya dan ada sisi buruknya. Tetapi selama ini saya menganggap sisi buruknya hanya sekedarnya saja. Dan ketika kemarin saat mengikuti pelatihan sisi buruknya internet itu dibuka. Whuaaaaa mau pingsan rasanya saking ngerinya. Oh May. Indonesia darurat pornografi saudara-saudara. 


Dan yang menyedihkan banyak orang tua yang abai dengan pentingnya edukasi buat anak-anak saat menggunakan gadget dan internet. Padahal saat kita memegang gadget plus ada internet di dalamnya maka dunia menjadi tanpa batas. Semua bisa kita temukan di dalamnya. Okelah jika kita yang menggunakan adalah para orang dewasa yang sudah bisa menghandle dan memanajemen penggunaannya dengan baik dan bijak. Tetapi jika gadget dan internet itu digunakan oleh anak-anak tanpa ada edukasi sama sekali atau ada edukasi tapi sekedarnya saja. Maka bahanya jauh lebih besar daripada yang kita bisa bayangkan. Hello, mereka masih anak-anak. 

Berikut data tentang Internet 



























         Nah kemarin saat hari ketiga saya dapet materi bagus banget, sebenarnya semua materi bagus, yang berkaitan dengan gadget filtering untuk gadget kita dan anak-anak. Kebetulan banget tahun ini dua abege saya sudah diperbolehkan memiliki smartphone plus diperbolehkan memiliki akun sosial media. 

          Mengikuti anjuran dari pelatihan tersebut selain membuat perjanjian tertulis dengan anak-anak berkaitan dengan penggunaan gadget dan internet saya juga memanfaatkan fasilitas gadget security yang bisa saya lakukan pada gadget saya dan anak-anak.

Prinsip Mengajarkan Internet Pada Anak-Anak

Sebenarnya jika kita perhatikan ada beberapa syarat lo saat anak-anak mulai berinteraksi dengan internet. 

1.     Anak-anak harus diajarkan menggunakan internet. Dan mereka harus belajar menggunakan internet dari orang yang bisa menggunakannya dengan baik dan benar. Artinya bukan belajar dengan sesama temannya yang notabene masih belajar juga. Masih pada taraf coba-coba.
2.     Ajak anak mengenal kebaikan dan keburukan internet.
3.     Ajak anak-anak memanfaatkan internet untuk hal yang bermanfaat. 

#ArisanIlmuJogja KEB (pict by: Primastuti satrianto) 



       Nah, Hari Ahad kemarin, 18 September 2016, saya di minta teman-teman Komunitas Emak-Emak Blogger Jogja untuk berbagi materi hasil pelatihan #InternetBAIK bersama teman blogger saya mak Prima satrianto. Kebetulan saya dapet bagian Gadget Filtering.



          Berikut tutorial sederhana yang bisa kita lakukan untuk memfilter gadget anak-anak di rumah. Meskipun sebenarnya penyedia layanan internet juga melakukan filtering tetapi tetap saja ada konten-konten yang tidak layak bisa lolos. Bahkan lembag-lembaga semisal kementrian informasi disetiap negara juga melakukan filtering jika masih lolos ada penyaring dari provider. Dan sebagai tambahan kita bisa melakukan filtering pada gadget kita.

 Filtering Pada Google Search


Filtering Pada Youtube 







Filtering Pada PlayStore







     Selain melakukan filtering pada gadget kita juga dapat mengunduh aplikasi parental control yang disediakan oleh playstore. Ada banyak layanan aplikasi parental control yang tersedia. Parental control sendiri adalah aplikasi yang membantu orangtua untuk mengawasi penggunaan gadget dan internet pada anak. Dengan parental control kita bisa mengatur waktu bermain game anak, mengatur aplikasi-aplikasi terntentu saja yang boleh diunduh dan memblokir situs-situs yang tidak layak dibuka oleh anak. 


Berikut beberapa contoh aplikasi parental control yang tersedia.
 




       


      


    Satu hal yang perlu diingat aplikasi parental control ini tidak kemudian menggantikan peran orang tua ya. Dia hanya membantu kita memantau penggunaan gadget pada anak-anak. Saya sendiri dalam perjanjian tertulis yang saya buat bersama anak-anak secara jujur saya katakan bahwa di gadget mereka ada aplikasi parental control. Dan saya minta mereka untuk tidak mengutak-atik aplikasi tersebut. Tidak boleh dihapus. Karena jika dihapus mereka tidak mempertanggung jawabkan itu pada kami tapi bertanggung jawab di hadapan Allah swt. Jadi orang tua kemampuannya terbatas tapi Allah Maha Tahu. Intinya sih agar anak-anak selalu merasa diawasi oleh Allah. Merasa takut untuk berbuat dosa. Mudah-mudahan anak-anak kita semua selalu dalam penjagaan dan perlindungan Allah SWT. Aamiin. 

         Sebagai gantinya anak-anak juga saya ajari mengunduh aplikasi-aplikasi  yang bermanfaat. saya pernah menulis tentang Tiga Aplikasi Yang Sebaiknya Ada Di Gadget Anak remaja. Selain itu saya juga membatasi penggunaan kuota internet dan pulsa telepon milik anak-anak. setiap anak ini hanya mendapat jatah pulsa telepon sebesar 20 ribu sebulan dan kuota sebesar 2 GB perbulan. Saya dimudahkan dengan sistem Isi Pulsa dengan Jual Pulsa Online   memudahkan pengisian pulsa dan kuota internet milik anak-anak. Jadi jatah anak-anak bisa diawasi setiap bulannya.