Nasi Goreng Kemangi #ResepPraktis






Nasi Goreng Kemangi




Adakah yang bisa menebak makanan apa di atas?

Yeay anda benar, itu poto diatas adalah penampakan dari  Nasi goreng kemangi yang lagi happening itu  hehehe. Jadi tuh ya, tetiba mupeng melihat nasi goreng kemangi ini bertebaran di IG nya emak-emak blogger. setelah baca-baca resepnya bikinnya gampang. Saya sih suka kemangi apalagi kalau ditambahkan di sayur asam plus ikan gurame. Alamakjang, sebakul nasi bisa habis #ngik. Meskipun demikian #EYD banget, anak-anak ga begitu doyan, ga suka, tepatnya dengan kemangi ini. Padahal saya punya beberapa batang di pot depan rumah. Akhirnya nasi goreng kemangi ini menjadi bukti, kalau kemangi juga disukai oleh anak-anak. 

Bahan 
Nasi dingin
Bawang putih 2 siung
Bawang merah 3 siung
daun kemangi 1 mangkuk 
garam secukupnya, kalau diresepnya Mak Mia sih pakai bawang bombay. Tapi saya skip (sstt, ga punya bawang bombay ) 
minyak goreng 2 sdm, sebenarnya bisa pakai margarin, tapi menurut saya aroma kemanginya agak berkurang.







Cara Membuat
1. Haluskan bawang putih, bawang merah dan daun kemangi dengan diuleg. Bisa diblender. Tapi dengan di Uleg rasanya lebih pas.
2. tumis bumbu halus dengan sedikit minyak
3. masukkan nasi aduk rata masak sampai bumbu tercampur rata. 
4. hidangkan dengan ditambahi bawang goreng dan perasan jeruk nipis. Sumpah, ditambahi jeruk nipis rasanya jadi Luar Biasa.






Percobaan Sains Sederhana


Mengangkat Es batu dengan Benang



Di rumah anak - anak suka banget nyoba uji ala sains gitu. Ya percobaan sederhana sih. Nah salah satunya pakai es batu, garam dan benang Ini. Kan asyiiik bisa bikin bandulan dari es batu dan benang





Bahan nya sederhana
1. Es batu kotak kecil
2. Garam dapur
3. benang
4. Mangkuk berisi air.

















Cara

1. masukkan es batu ke Mangkuk. Biarkan mengapung.
2. Letakkan benang di atas es batu. Taburi garam halus diatas benang. Biarkan beberapa saat.
Jadi deh.  Angkat benang nya ntar es batunya ikut ke angkat juga di benangnya.
Eyuuuuh, mainan murah meriah gini aja bikin anak - anak senang lo.

Berakhir pekan bersama Femina and Friends di Yogyakarta

Warisan Kuliner Nusantara  

KulinerNostalgia Jogja



        Sabtu, 23 Mei 2015 kemarin saya menghadiri acara yg diadakan oleh majalah Femina dan Mama Lemon Indonesia yang bertema Kuliner Warisan Nusantara #KulinerNostalgia #jogja. Acara berlangsung di Hotel Tentrem.

          Ada bincang kuliner bersama mas Arie Parikesit founder nya Kelana Rasa Culinary. Mas Arie berbagi cerita tentang pengaruh Kerajaan Mataram, Eropa, Arab dan Tionghoa pada kuliner Yogyakarta. Misalnya soto yang ternyata dari bahasa Portugis 'kaodo' yang artinya kuah kaldu. Apalagi soto Yogyakarta itu lebih' clean' dibandingkan soto daerah lain yang ditambah santan, susu atau yang lain.


       Mas Arie juga cerita tentang beberapa resep warisan kraton Yogyakarta yang kemudian menjadi konsumsi rakyat biasa saat Ini. Dan saya setuju banget dengan pendapat mas Arie ketika ditanya apa makanan yang paling juara 'masakan rumahan'. Mau ketemu pizza, burger, rainbow cake aneka warna tetep selera saya kembali ke tempe bacem, lotek, gado- gado, bronkos dan sejenis nya. Dasar lidah ndeso #akukicenngene #mbenakkesanggul, eyuuuuh ^_^

      Senang sekali mendengar cerita mas Arie tentang kuliner Indonesia. Kita memang kaya pokoknya. Hidup Indonesia, eh



Dendeng Age by Chef Haryo





Jadah Manten by Chef Haryo




foto bareng dengan chef Haryo





























        Sesi berikutnya ada demo oleh chef Haryo Pramoe. Chef Haryo mendemokan pembuatan Dendeng Age yang menjadi menu favorit Sri Sultan Hamengkubowono ke VIII. Oia Sri Sultan itu bisa masak lo. Apalagi waktu chef Haryo mendemokan menguleg bumbu sambil bersimpuh whuaaa keren hehehe sayang saya ga sempet moto. Agak nyesel juga ga bawa DSLR karena jadi agak susah mengambil gambar dari jauh. 

        Dan saya setuju dengan pendapat chef Haryo kebiasaan ibu pasti akan selalu menjadi kenangan yang akan terus diingat oleh anak, termasuk kebiasaan memasak dan mengolah makanan. Ketika ibu menyuapi kita dengan tangan beliau itu akan menjadi bonding untuk ibu-anak. Ga cuman nyuapin terkadang ibu memotong makanan menjadi bagian lebih kecil dengan gigi beliau dan potongan kecil di suapin ke mulut kita. Ini sentimentil banget sebenarnya. Ah ibu, peluk ibu.



isi gudibek kita kakaaa..
.
itu belum termasuk tas dan Mama Lemon reffil yang keburu diangkut si nyonya besar sebelum difutu :)


         Dan sesi terakhir adalah demo mencuci peralatan bekas masak oleh Choki Sihotang dengan menggunakan Mama Lemon Powerful Stain Remover. ini adalah Mama Lemon varian baru yang dikeluarkan oleh Mama Lemon Indonesia yang digunakan khusus untuk mencuci peralatan bekas masak. Oia varian ini tidak digunakan untuk mencuci piring dan gelas pastinya tapi ditujukan untuk panci, wajan dan sebangsa setanah airnya. hehehe. Dan Mama Lemon Powerful Stain Remover ini bisa digunakan pada peralatan masak berbahan Stainless, aluminium, melamin, dan  porseline. Saya sih belum pernah nyoba, tetapi melihat demo oleh Choki Sihotang sepertinya hasilnya bersih. Menyenangkan banget kalau benar-benar bisa bersih seperti itu. Memasak itu asyik yang ga asyik itu nyuci bekasnya -_____-  . mudah-mudahan dengan Mama Lemon varian ini acara memasak saya bisa lebih praktis. Eh, sampai rumah saya langsung pakai buat nyuci loyang hehehe. Kinclong kakaaaa ^.^

Dan hari itu saya pulang dengan bawaan yang berlimpah huehehehe.