Kamis, Maret 12, 2015

Berbagi mimpi menjelang tidur, Night Routines for Better Sleep

Night Routines For Better Sleep Ala Emak



Anak –anak saya bisa dibilang gampang banget tidurnya. Kasih bantal dan dialasi selimut sudah deh langsung molor. Bahkan si Zoe itu paling gampang banget tidurnya. Dimana dia ngantuk di situlah dia tidur. Bahkan pernah dia main di tempat nini-nya (neneknya). Terus orang serumah sampe pusing nyari ini anak. Omnya sampai keluar komplek keliling pake mobil nyari ini bocah. Eh, ga taunya nemuin dia di bawah kursi di ruang tamu. Dueeng. Pernah juga saya sampai malu, di panggil tetangga gara-garanya si Zoe tidur didepan warung tetangga. Hadeeeh.


Nah, saya termasuk penganut gaya mengasuh zaman doeloe. Alias harus tidur siang. Jadilah anak-anak harus sudah manis kalau waktunya jam tidur siang datang. Meskipun semakin mereka besar semakin sulit menerapkan aturan ini. Belum lagi ditambah dengan akal-akalan mereka pura-pura tidur tetapi keluar lewat jendela (niru emaknya waktu kecil, wkwkwk). Tetapi untungnya karena kebiasaan jadi meskipun kadang-kadang si abang tertua diem-diem kabur adik-adiknya tetap aja molor. Hehehe


Sebenarnya saya tidak menerapkan aturan ketat sih untuk tidur ini. Intinya sih saya bilang sama anak-anak bahwa tidur itu istirahat dan tubuh kita butuh istirahat agar bisa bisa beraktivitas kembali dengan maksimal. Menurut riset yang dilakukan oleh Mayo Clinic 30 % anak-anak mengalami gangguan tidur. Dan tentu saja gangguan tidur mempengaruhi tumbuh kembang otak dan kondisi psikis anak dan juga orangtua nya. Wuih, panjang juga akibatnya ya.


Kebiasaan menjelang tidur malam hari di keluarga kami juga standart sih. Apalagi semakin bertambahnya usia anak-anak mereka mulai menemukan ritme yang nyaman untuk diri mereka sendiri. Tetapi tetap saja kebiasaan ala emak ini tetap menjadi acuan anak-anak. Ini nih kebiasaan rutin menjelang tidur kami 

1.     Bersih-bersih tubuh
Cuci kaki, pipis, gosok gigi dan wudhu. Yups. Saya membiasakan anak-anak berwudhu sebelum tidur.
2.     Menyiapkan tempat tidur sendiri agar nyaman di pakai.
Di kamar masing-masing anak punya sapu lidi kecil buat bersihin kasur mereka sendiri. Sapu lidi ini bahasa Jawanya “ Tebhah”. Jadi anak-anak terbiasa membersihkan dan merapikan tempat tidur mereka sendiri lo.
3.     Minum air putih sebelum tidur.
Untungnya sebagian anak sudah mandiri jadi mereka menyiapkan sendiri air minum kalau mau tidur. Tetapi yang paling kecil tetep saja emaknya yang nyiapin. Bahkan saya pernah melewati masa-masa merasa menjadi ‘Bakul wedang” alias penjual air minum dimalam hari karena hampir setiap anak bangun minta minum.

4.     Baca buku cerita dan membacakan cerita. Bahkan sesi baca buku ini menjadi semacam ajang ngobrol menjelang tidur malam bagi anak-anak. bertumpukan di salah satu kamar (milihnya acak aja, kamar mana yang sudah rapi duluan, hahaha). Ada saja cerita yang muncul setelah seharian mereka melewati hari yang penuh aktivitas. Bahkan berita-berita hot antar anak-anak di kampung kami bisa saya dapatkan di sesi menjelang tidur ini. Hahaha. Semacam infotaiment ala-ala kampung kami begitu kira-kira. Kami juga terbiasa berbagi mimpi kami pada anak-anak. Begitu juga mereka. Rasanya bahagia ketika anak-anak bercerita tentang mimpi yang akan mereka raih di masa depan dengan mata setengah terpejam dan senyum di bibir. Ya Allah, kabulkanlah mimpi-mimpi indah mereka kelak. Aamiin.

5.     Ruang Tidur Nyaman
Salah satu parameter nyaman adalah bebas nyamuk. Apalagi dimusim hujan seperti sekarang. Ga bisa tidur jika mendengar nyamuk paduan suara.
Anak-anak itu biasanya paling rewel kalau di gigit nyamuk malam hari. Dan emaknya males kalau setiap malem harus bangun cuman buat nggarukin tangan atau kaki yang bentol di gigit nyamuk. Hahaha, dasar emak durhaka.

Dan tentu saja menghindari yang namanya Demam Berdarah Dengue atau DBD. Lebih baik mencegah daripada mengobati dan kalau kejadian tentu saja menyesalnya seumur hidup. Seperti tetangga kami yang kehilangan balitanya karena DBD. Hiks ikutan sedih.

Melihat banyaknya kejadian DBD disekitar rumah tentu saja saya jadi lebih keras lagi usaha dalam menghalau si nyamuk. Kami pernah melewati masa memakai obat nyamuk bakar, oles/ lotion, mate elektrik, bahkan raket nyamuk dan akhirnya kemudian memilih Baygon Liquid Electric.

Alasannya banyak.
Pertama Baygon Liquid eEectric lebih manjur di banding obat nyamuk sejenis. Melindungi sepanjang malam hingga 45 malam dengan penggunaan 8 jam per hari. Melindungi ruangan sampai 30m3. Desain diffuser baru menyebarkan cairan lebih merata dan dengan formula baru Terbukti Efektif Bunuh Nyamuk Tersembunyi. Aww... harga cuman 20 ribuan untuk sebulan hemat bener. 


Cara penggunaannya juga gampang


Kedua, ga repot alias praktis. Tanpa asap pula. Tanpa kabel dan dilengkapi lampu indikator yang di rumah saya berfungsi juga sebagai lampu tidur. Karena biasanya kami tidur dalam keadaan lampu remang-remang. Selain itu dia hanya butuh listrik 3 watt saja bisa hemat listrik sampai 40 % kita. Hehehehe as usual #emakirits. 


dilengkapi lampu indikator yang pas banget buat lampu tidur ^___^


Ketiga, ada Tersedia 3 Varian Isi Ulang dengan Keharuman Istimewa:
Reguler (Pine Scent), Lavender, Natural Eucalyptus Scent. Tinggal pilihlah mana yang di suka.
Penggunaannya juga gampang. coba tonton deh videonya ini. Pasti emak-emak yang liat pada manggut-manggut. 


Nah, dengan semua usaha di atas paling tidak keluarga kami sudah berikhtiar agar tidur kami nyaman, berkualitas dan aman dari gangguan. Dan sekarang tinggal di tambah dengan do’a biar lengkap. Dan besok pagi seluruh anggota keluarga bangun dengan bugar dan sehat untuk menjalankan aktivitas dan mewujudkan mimpi-mimpi kami. 

16 komentar:

  1. Hahaha ada2 aja si Zoe. Aku kok mbayangin kayak di filem2 kartun ya kejadian nemu si Zoe di kolong tempat tidur inih hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Si Zoe ini emang epic banget anaknya hehehe

      Hapus
  2. Yang paling aman memang pakai raket nyamuk yah, soalnya saya sering sesak nafas kalau pakai obat nyamuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. puas ya klo denger ada nyamuk yg kesetrum ketawajahat :D

      Hapus
  3. Ngebayangin ramenya kamar anakmu kalau menjelang tidur malam. Seruuuuu!!! :))))

    BalasHapus
  4. Suamiku paling suka pakai raket. Udah diceples, trus bertumbangan nyamuknya, diinjek pula. Sadis :))

    BalasHapus
  5. Jadi pengen punya kasur berkelambu biar nyamuknya gak bisa gigit :D

    BalasHapus
  6. anak aman dari nyamuk, emaknya sneyum-senyum :)

    BalasHapus
  7. :D saya lebih sukapakai kipas angin dirahain ke langit langit :D

    BalasHapus
  8. kalau saya lebih puas pake raket hehe.... suami juga pernah 'rasan-rasan' pengen beli baygon yg model itu. tapi entah kenapa belum dibeli sampai sekarang. itu ada saklar on off nya tidak mbak?

    BalasHapus
  9. nyamuk emang bikin galau Mak.. kalopun ga bawa penyakit.. kadang kesel.. kita susah-susah nambah berat badan anak, eh ini malah dia isep darahnya -.-

    BalasHapus
  10. nyamuk memang bikin susah tidur, Mak

    BalasHapus
  11. Aku juga pake ini, Mak Irul. Yang dapet dari MDLunch itu yah? Heheheh asik yaaaa :D

    BalasHapus
  12. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus
  13. Mak Irul, hik..aku ketinggalan lomba ini. Kirain pada nulis baygon untuk job review. Ternyata lomba ya..

    BalasHapus