Jumat, Februari 28, 2014

Bosnia, negeri impian dari Semenanjung Balkan

Impian Seorang Gadis Tanggung

 Tentang Sebuah Negeri Di Semenanjung Balkan


masih nampak lubang-lubang peluru dan roket.
Bosnia saat ini (pasca perang)


Jika ada tempat yang sangat ingin saya kunjungi setelah Baitullah maka  itu adalah Bosnia Herzegovina. Saya mengenal nama Negara ini dulu ketika masih zaman seragam putih biru. Di pedalaman Kalimantan sana. Ketika banyak teman memilih Prancis, Jerman atau Itali sebagai tempat tujuan ketika di Tanya oleh guru Geografi dan saya menyebut Bosnia…heyyyy semua mata melongo. Ini anak kesambet apa sih? Emang ada itu  Negara?….#mungkin gitu kali pikiran temen-temen satu kelas. Hellow Bosnia gitu loh. Makanan apa itu? Wkwkwkwk….

Saya kenal Bosnia gara-gara baca majalah Annida tentang perang Bosnia. Ga pernah kebayang ada Negara di Eropa yang mayoritas penduduknya adalah Muslim. Para wanitanya memakai Kerudung satin dengan motif bunga-bunga layaknya taplak meja di rumah nenek saya. Berkulit putih bermata abu-abu kebiruan atau bola mata keemasan tetapi memakai jilbab. Waw pasti cantik sekali pikirku. Apalagi saat itu saya baru saja mulai belajar berhijab. Sejak saat itu saya bermimpi suatu saat bisa menjejakkan kaki di Bosnia. Apalagi setelah mengikuti perkembangan berita tentang perang Bosnia saat itu yang menguras emosi. Tersedu-sedu saya sendirian di pojokkan kelas membaca tentang muslimah Bosnia yang di perkosa beramai-ramai oleh tentara Serbia kemudian di bunuh. Innalillahi. Ingin rasanya saya waktu itu terbang dan menggandeng tangan para muslimah di sana. Mari genggam  tanganku wahai  saudariku. Bersama kita kuat. hiks....







all pict from here ....cantik-cantik ya ^_^


from here



Perang Bosnia adalah sebuah sisi kelam bangsa Eropa terhadap penduduk minoritas Muslim Eropa. Dan saya belajar bahwa “ Mukmin yang kuat lebih dicintai daripada mukmin yang lemah”  lemah iman, lemah pendidikan, lemah ekonomi dan lemah fisik. 


salah satu pemakaman massal di Srebrenica. lebih dari 8.000 orang terkubur di sini
images from here

Bahkan saking terobsesinya saya dengan Negara ini saya membuat sebuah novel yang di bagikan secara gratis di blog fiksi saya. “ From Jeddah to Srebrenica”….whuaaaa sampai terbawa-bawa mimpi pengen ke Bosnia. Bahkan saat ini saya mengumpulkan semua berita tentang perang Bosnia –Serbia. Tentang sejarah Negara sampai hal-hal remeh semisal makanan, kebiasaan penduduk dan juga bahasa sehari-hari. Itulah ketika ada teman blogger melakukan perjalanan ke sana….semua postingannya langsung saya bookmark. Nafsu banget judulnya. Saya berharap semua data ini bisa membuat saya lebih mudah menulis novel sejarah tentang perang Bosnia dan peradaban Islam di Eropa. Amin. Doakan ya teman-teman. Semoga novel ini bisa selesai dan menjadi saksi bahwa saya pernah peduli dengan kaum muslimin disana.

ini novel saya ttg Srebrenica, Bosnia
komentar para penggemar saya (haiyah ge-er)



Ketika menulis novel itu terbayang minaret-minaretnya yang tinggi dengan kumandang adzan yang syahdu. AllahuAkbar. Berjalan kaki mengelilingi desa demi desa dengan rumah-rumah berdinding batu yang di kepung gunung di sana-sini. Menyapa satu dua penduduk dan mampir di kedai pinggir jalan mencicipi makanan khas sambil selfie (teuteup ya..dimanapun berada wkwkwkwk).....

from here


Desa-desa yang dikelilingi bukit-bukit khas negeri-negeri Balkan. Sungai-sungai jernih dan pegunungan menghijau. Membayangkan suatu saat saya ikut salat berjama'ah bersama anak-anak di salah satu masjidnya dan  naik ke salah satu puncak minaret dan mengambil foto dari sana...whuaaaa...sampai meleleh airmata saking pengennya. Aamiin Ya Allah.

alam yang indah Bosnia

Subhanallah. Ya Allah sampaikanlah aku kesana. Amin.
Menyapa muslimah-muslimah dengan jilbab satin bunga-bunganya dan mencoba mengucap sepatah dua patah kata bahasa Bosnia. Bahasa penduduk Balkan. Tahukan kalau bahasa penduduk Bosnia bukan bahasa Inggris bahkan mereka tidak  menggunakan huruf latin tapi aksara Sirilik . Huruf Sirilik biasa digunakan oleh penduduk Eropa Timur, negeri-negeri Balkan dan Belarus.


aksara Sirilik (wikipedia)

Saat ini mungkin saya hanya membaca dan mengumpulkan segala sesuatunya tentang Bosnia. Tetapi impian saya dirangkum oleh semesta menunggu di kabulkan dan menjadi kenyataan. Dan saya yakin suatu saat saya akan menjejakkan kaki ke sana. Amin. In shaa Allah.



Dan saya akan belajar banyak hal tentang Islam, tentang persaudaraan tentang cinta dan banyak hal....Bosnia tunggu saya ya.....#sambil memandang foto saya di  Passpor  "eekenapa jilbab saya miring  begini" ^_^. Sementara ini nyicil punya passpor dulu ya :)....sambil nyari2 tiket promoooo AA #iklan :P









tulisan ini saya sertakan dalam GA  "MyDreamyVacation" nya  mak indah 

 my Dream Vacation


Kamis, Februari 27, 2014

Sisi Gelap diri kita

TEMPAYAN RETAK..

here

Setiap orang punya semacam sisi gelap...seperti bulan, Ada sisi yang tak pernah kita lihat dari Bumi. Itulah mengapa banyak para penyair bilang bulan itu misterius. Ada saatnya bahkan sering kita tak ingin sisi gelap kita nampak bukan?
Tulisan ini buat reminder saya saja sih. karena teringat dengan seorang kawan yang sering kepleset melihat orang hanya dari sisi gelapnya. Jika orang bersisi gelap itu tampil di muka publik sibuklah kawan saya ini membisiki " Dia ini ada aibnya" Oyyyy...setiap orang ada aibnya. Jika diminta saran untuk mencari pembicara untuk suatu kegiatan maka si kawan ini langsung membuka sisi gelap para calon pembicara.
 "Dia ini aibnya begini-begini" 
whuaaaa...saya langsung melipir ke pojokkan...secara cukup tahu diri bahwa sisi gelap saya sangat GUELLLLLLLAB BangeD...^_^
untunglah saya saya di kelilingi oleh para sahabat yang peduli. meskipun ia sekarang jauh dari saya. Tapi saya beruntung mempunyai sahabat yang tulus dan berhati penyayang.Alhamdulillah.

Namun kekurangan itulah yang menjadikan hidup kita bersama menjadi beragam dan menjadi berarti dengan saling melengkapi 1 dengan yg lain. Karena bisa jadi pendapat kta tidak selamanya benar adakalanya pasti salah, pendapat orang tidak selamanya salah kadang ada benarnya... 

Di dunia ini bukan mencari seseorang yang sempurna,, tapi belajarlah menerima seorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna... Saling menasihati dalam kebenaran Al Qur'an, saling membantu dalam ketakwaan kepada Allah وتعالى سبحانه ...

 Imam syafe'i Rahimullah berkata (tentang adab bergaul);
"Jika engkau memiliki sahabat maka peganglah kedua tangannya erat-erat, karena mencari sahabat (sejati) sangatlah sulit, adapun meninggalkan sahabat perkara yang mudah" "Siapa yang tulus menjalin persaudaraan dengan sahabatnya maka ia akan menerima kesalahan-kesalahannya, mengisi kekurangannya, dan memaafkan ketergelincirannya" "Barangsiapa yang menyebarkan namimah (mengadu domba) kepadamu maka ia akan bernamimah tentangmu. Barangsiapa yang menukilkan kejelekan orang lain kepadamu, maka ia akan menukilkan kejelekanmu (kepada orang lain)"
 Dari Malik bin Anas berkata : “Imam Said bin Musayyib (tabi’in) rahimahullah berkata
 “Sesungguhnya tidak ada satu pun orang mulia, orang berilmu dan orang yang terhormat kecuali ia pasti memiliki aib (cacat), akan tetapi di antara manusia ada yang tidak sepantasnya disebut-sebut aibnya”. Beliau berkata lagi : “Barangsiapa yang keutamannya lebih banyak dibanding kekurangannya, maka kekurangannya itu diberikan (ditutupi) kepada keutamaannya” (Shifatus Shohwah 2/81, Al Bidayah Wan Nihayah 9/100)

يْكفِ اللهُ بَارَكَ
(tulisan biru saya copas dari status WA seorang kawan)

Selasa, Februari 25, 2014

Si Pink yang bikin jatuh hati


Pink yang Tangguh di ajak bepergian 




Saya fans flatshoes garis keras…..saya cinta mati flatshoes. Makanya kalau ada undangan resmi saya langsung kelabakan nyari selop atau sepatu bertumit. Dan bersiap-siap menahan nyeri sakit betis…hahaha..dasar emak-emak kampung. Tapi saya koq tetap pede bahwa sepatu terbaik adalah flatshoes ya….#dilemparselop sama barisan ibu-ibu arisan. Hahaha

Flatshoes itu nyaman di kaki. Mantap jika di bawa melangkah. Saya ingin berbagi sedikit cerita mengapa saya merasa nyaman dengan flatshoes. Anak saya lima dan kami bersekolah di rumah. Judulnya sih sekolah rumah. Padahal ga ada bau-baunya diam di rumah. Kami bisa di bilang sering bepergian. Prinsip yang saya pegang dan selalu saya gaungkan pada anak-anak adalah “ Lakukan perjalanan, kunjungi banyak negeri dan temui banyak orang. Maka itu adalah belajar sesungguhnya”. Jadi tentu saja sepatu saya harus nyaman.
Selain itu saya menggeluti olahraga panah tradisonal. Saya jelas membutuhkan sepatu yang nyaman untuk berolahraga. bisa di bilang saya menyukai hal-hal yang berhubungan dengan alam terbuka...duileee berasa Pocahontas#uhuk...



Dan saya langsung jatuh cinta dengan sepatu RIP CURL Pink Riviera Shoes yang saya temukan di toko Online Zalora. Warnanya cute..warnanya pink cintaaaah…kok eike jadi inget zaman seragam biru putih ya kalau pakai sepatu ini.  Bahannya kanvas sehingga awet dan tahan lama.dan tahukan sepatu kanvas itu semakin butut semakin chic #benerinkudung ^.^....Bahkan jika saya meletakkan ujung busur diatas sepatu seperti ritual para pemanah pada umumnya sepatu ini tetap baik-baik saja. Nah lo, siapa bilang warna pink hanya buat ke pesta. pink yang ini bisa di ajak travelling dan olahraga lo....So Cute :)

Solnya dari karet jadi menghindari pemakai dari tergelincir. Dan tentu saja nyaman digunakan untuk travelling. Melewati jalan menanjak oke, melewati jalan terjal berbatu tetap nyaman bahkan di aspal sol mampu meredam kerasnya jalan.
Bentuknyapun manis #uhuk kayak yang make…^.^….tapi beneran deh saya suka banget sama sepatu ini.


Harganya sepadanlah untuk kenyamanan yang kita dapat. Cuman 379 ribu. Dan di jamin bisa dipake sampai bosan. Bahannya ituloh kanvaaas kakaaa….
Ayo pesan sekarang juga ke Zalora. Beli di Zalora itu menguntungkan lo. Pertama: bebas biaya pengiriman. Kedua: bayarnya saat barang diterima, iiihhh asyiknya. Terus yang ketiga: garansi uang kembali kalau ternyata barang tidak sesuai pesanan. Nah, tunggu apalagi. Cepat buruan kunjungi Zalora.co.id dan pesan sepatu pink inih. Tersedia dalam berbagai ukuran lo…..kalau kamu ga ambil ntar  keburu diambil orang lo……^_^
Atau mau nyari model flatshoes yang lain ? langsung klik aja  Zalora





Senin, Februari 24, 2014

Celoteh Anak

CELOTEH ANAK 




beberapa percakapan yang kadang membuat saya terkikik geli dan ngampet untuk tidak tertawa lepas

Kakak                      : “Zoe kamu tadi beli eskrim yang mana?”
Adik                         : “yang uncuk ibuk-ibuk” (agak cadel)
Kakak                      : “eskrim yang untuk ibu-ibu itu memang enak ya”
Adik                         : “iya enak banet” (sedikit cadel)

emaknya mikir "eskrim untuk ibuk-ibuk" berpikir keras...apa ya?...oalah beberapa waktu kemudian saya baru mengerti es krim untuk ibuk-ibuk adalah es krim Magnum...ingat ya Es krim buk-ibuk hahahaha….

Sore itu saya menggoreng emping….sebagian saya masukkan toples dan di bawa oleh si abang ke ruang depan. Dan langsung dikerubuti adik2nya….

Abang                     : “Sal, jangan banyak-banyak makan emping”
Kakak                      : “ emang kenapa?”
Abang                     : “ Kamu bisa kenan asam urat”
Kakak                      : “ asam urat itu apa sih?”
Abang                     : “ ya nanti di darahmu itu banyak asamnya bisa ngilu-ngilu. Sakit “
Kakak                      : “ Aku ga ngilu-ngilu koq….aku makannya sedikit” sambil cepet-cepet ngabisin emping di toples

Emaknya didapur ngikik ga brenti-brenti ^.^ 

Andai Aku Jadi Srikandi Blogger 2014


Andai Aku Sang Srikandi Blogger 2014 



Permisi saya numpang lewat #sambilnentengbusur...ini busur beneran maak...jangan dekat-dekat. Jaga jarak aman ya....^.^

Perkenalkan saya Srikandi Dari Jogja. Dan hari ini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang Srikandi Blogger menurut saya.





Jika saya menjadi Srikandi Blogger 2014 maka saya :

Saya akan tetap menulis dan ngeblog. Gelar apapun yang saya dapat tidak akan membuat saya melupakan dunia tulis menulis dan blogging. Saya akan tetap seperti biasa. Menjadi ibu dari lima anak (atau nantinya bertambah #eh), tetap mengajar dan belajar bersama mereka. Saya akan tetap mengajar dan belajar bersama para ibu yang peduli dunia perempuan dan pendidikan anak. Saya akan terus belajar.

Saya akui dunia blogging adalah hal baru bagi saya. Saya pendatang baru dan cukup tahu diri dengan keterbatasan keilmuan saya dalam dunia blogging. Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal bagi teman-teman KEB ketika nanti saya terpilih menjadi Srikandi Blogger. Yang pasti saya akan tetap ngeblog bahkan jika saya tidak terpilih sekalipun. Saya akan tetap menulis dan ngeblog sampai saya menua (meski tua tapi saya yakin tetap cantik karena menulis #disambitpacul).


Kali ini saya ingin mengatakan betapa “Betapa Berutungnya Kita Menjadi Perempuan Dan Mengenal Dunia Blogging”. Suatu kehormatan bagi kita para perempuan yang bisa bersinggungan langsung dengan dunia blogging. Menulis di blog dan mengunjungi banyak blog hebat di luar sana. Tahukan mak betapa banyak perempuan di luar kita yang tidak mengenal dunia ini sama sekali. Dan diantara yang mengenal dunia internet itu hanya sedikit yang memanfaatkannya untuk kebaikan. Dan kita para blogger perempuan di KEB mengambil kesempatan itu mak. Betapa beruntungnya kita.


Dan keberuntungan itu akan saya manfaatkan untuk mengajar dan belajar dengan lebih banyak emak lain di luar sana. Emak-emak yang tidak pernah memegang laptop dan tidak tahu apa itu internet. Meskipun dalam garis kemiskinan televisi mereka seringnya bagus-bagus. Itu artinya akan begitu besar dampak media bagi kalangan ini. Lalu jika bukan kita yang turun membantu mereka untuk memilih tayangan yang cerdas dan mencerdaskan lalu siapa. Cukuplah saya kebagian ngajari emak-emak dari kampung ke kampung. Karena saat ini kemampuan saya hanya pada taraf itu. Dan emak-emak blogger yang lain mengambil posisi masing-masing sesuai kemampuan dan keahlian. Kita bersinergi mengolah keberuntungan ini.
 
Sang Srikandi, Ehm, uhuk-uhuk :)




Sebenarnya sebelum mengikuti Srikandi Blogger ini bisalah saya disebut sebagai ehm, Srikandi juga ( Srikandi ecek-ecek) ^^. Ketika banyak teman memilih menjaga kebugaran dengan dengan senam, yoga, pilates, dan olahraga keren yang lain. Maka saya memilih olahraga Memanah. Olahraga ndeso, kampungan dan ga ada keren-kerennya sama sekali. Bahkan saya mengambil panahan tradisional bukan panahan profesional untuk atlit atau kejuaraan. Panah tradisonal terbuat dari bambu dan kayu jati.


Dan saya sangat berterimakasih dengan para panitia penyelenggara yang memilih kata Srikandi Blogger sebagai pilihan bukan semisal Perempuan blogger atau Miss blogger atau kata-kata yang rada modern dibanding itu. Mak hebat kali kata Srikandi itu. Filosofi luar biasa yang terkandung di dalamnya.


Saya sendiri sebenarnya malu jika kata Srikandi Blogger itu jatuh ke pundak saya. Gelar itu terlalu tinggi. Bayangkan mak Srikandi dengan panahnya. Jangan dikira memanah itu menyenangkan. Yang ada telapak tangan kapalan dan pegal berhari-hari jika baru latihan. Di awal latihanpun kerjaan Srikandi hanya menarik-narik busur sak kemenge (sampai pegal sepegal-pegalnya). Setelah pelatih melihat busur kita kokoh baru diperbolehkan memakai panah. Dan itupun hanya jarak dekat.





Memanah bukan melulu bicara sasaran panah. Memanah bicara tentang Srikandi sesungguhnya. Saya belajar berkonsentrasi ketika menarik busur. Saya belajar untuk menentukan kapan waktunya harus menarik busur dan mengambil keputusan untuk melepas anak panah. Bahkan kata pelatih saya di kraton Puro Pakulaman Jogjakarta. Memanah itu mengolah RASA.Ngeblog juga kan? Menulis jugakan?..iyakan? (iyaaa)…di iyain aja ya. Daripada jadi sasaran anak panah #eh ^-^.


Kadang kita harus menahan diri untuk tidak melepas anak panah karena menghormati teman yang sedang lewat padahal bidikan kita sudah bagus-bagusnya. Bahkan anak panah pun hanya 6 buah. Lebih lama mengumpulkan anak panahnya daripada melepasnya. Bahkan kita juga harus jeli melihat situasi kondisi. Ada angin tidak? Ada orang lewat tidak atau jangan melepas anak panah jika kamu hanya ingin terlihat hebat, begitu kata sang abdi dalem Kraton tersebut. Memang ada kelegaan luar biasa ketika kita melepas anak panah apalagi jika tepat sasaran. Saya rasa begitu juga ketika kita menulis di blog. Lega luar biasa ketika sudah menuliskannya.


Bahkan saya dulu berharap ada sedikit adegan romantis ala Arjuna dan Srikandi yang di peluk oleh suaminya saat memegang busur. Dan di bisiki kata-kata romantis. Dan dalam dunia nyata yang ada adalah suami yang selalu berkomentar 
“ Hati-hati mak”. 
“Tarik sampai pipi Mak busurnya”. 
“ Konsentrasi Mak!” 
“Aduh Pak dari tadi juga konsentrasi” (Srikandi jadi2an nyolot juga akhirnya)...wkwkwkwk. 

Begitu juga dengan ngeblog. Tidak melulu postingan kita berbuah pujian. Adakalanya komentar-komentar pedas adalah penyemangat untuk meletikkan kita menjadi lebih jauh lagi kualitasnya. 

Dan begitulah mungkin filosofi yang bisa kita ambil sebagai seorang blogger. Selalu belajar dan bersikap rendah hati. Bahkan ketika kita benar sekalipun ada kalanya ketika kita mengalah maka kita lebih di dengar. Belajar sebagaimana Srikandi dengan panahnya maka kita semua adalah Srikandi Blogger sesungguhnya jika kita memanfaatkan blog untuk menebar manfaat dan mengambil kebaikan. 

Saya berharap filosofi sang Srikandi dengan panahnya bisa mengiringi saya ketika menjadi Srikandi Blogger. Begitulah kira-kira yang akan saya terapkan jika saya menjadi Srikandi Blogger. Dan itu juga kiranya yang akan saya kampanyekan pada teman-teman sesama Blogger. Tetap santun, menghormati blogger lain dan terus berlatih. 

Salam Srikandi...ayo Maaak angkat busurnya, tarik, yak lepaskan....hahaha...sudah dulu ya maks kampanye ga jelas ini. Salam sayang untuk semua emak blogger luar biasa di kumpulan emak-emak Blogger. Ketjup satu-satu :)....




Selasa, Februari 18, 2014

Behind the Ash

Sebuah catatan ketika Kelud membagi bahagianya....Hasil berburu bersama anak-anak yang tidak mempan untuk tetap diam di rumah.
sebagian bunga adalah koleksi tetangga (karena saya sendiri tidak menyukai tanaman berbunga semusim, #alasan)
di jepret oleh seorang Amateur jepreter dengan kamera sederhana yang dipaksa2 untuk menghasilkan jepretan mikro dan hasilnya malah blawur :P



Baru aku memamerkan rekahku...belum sempurna ia bergaya. cintamu datang menyapa.
 tak apa aku luruh sebelum waktunya...
subur tanah menjadi balasnya







bercakmu tak bentuk tak rupawan
tak peduli para kumbang
indahmu tetap memikat
membuat hati jadi terikat #eaaaa ^^





hey lihat diriku
berselimut abu dan debu
tapi tak lihatkah engkau dengan pucukku dia tetap merah merona


 hanya aku helai yang tersisa
selembar kelopak ungu menyala
tapi percayalah
aku tetap terlihat indah


















rambut unguku bernoda kelabu
daunku tak luput juga
Kelud mengirimkannya di pagi buta
serupa rambut para ahli cendekia di usia senja




aku tahu bagaimana sedihnya petani melihatku
siap dipetik dengan gembira
tetapi kelabu datang menyapa
sebagai tanda cinta untuk bumi yang mulai menua







masih tersisa harapan
menjelang panen 
dibelakang rumah



dua anak yang memilih berbeda...yang gadis tetap setia dengan masker Hello Kittynya dan si adik dengan masker kedodorannya...tetapi fungsi tetap sama...untuk BERGAYA ^.^

Sabtu, Februari 15, 2014

Beautiful Women

Cantik yang berlipat-lipat
 
here

Menurut saudariku sekalian bagaimana sih definisi cantik?. Putih? Hidung mancung? Tinggi? senyum manis dengan deretan gigi putih layaknya iklan pasta gigi. Kalau definisi itu melekat pada kata cantik repot juga ya kita sangat Endonesah ini. Tinggi pas-pas an, kulit sawo kematengan  dan senyum (ngakunya) manis. 
Setelah berinteraksi dengan banyak kalangan saya mulai menyadari bahwa ternyata cantik itu relative. Ini beneran bukan sekedar penghibur diri. Bahkan saya juga menyadari cantik itu tak bernilai apa-apa jika ketika kitanya cuman plonga- plongo alias hoah-hooh (langsung di tabok pembaca). Banyak teman kuliah saya yang cantik, pake banget malah, tetapi ketika berdiskusi lebih banyak diamnya atau kalau bunyi banyak ga mutunya diam-diam para penggemar menyingkir dengan manis. Kecuali yang benar-benar sudah kesemsem berat. Sedikit oon hajar sajalah. Tetapi golongan ini ga banyak dan biasanya barisan pria yang menurut teman-teman saya adalah barisan pria yang ga layak dijadikan pasangan. Hanya barisan pria yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.
Dan saya banyak bertemu dengan wanita-wanita yang mungkin menurut kita biasa saja kadar cantiknya tetapi menyenangkan diajak ngobrol, nyambung ketika berdiskusi dan nyaman untuk berbagi cerita. Orang-orang seperti ini pasti kadar cantiknya meningkat 1000 derajat, eh ada ga sih 1000 derajat. Bahkan cantik itu menjadi sangat menyenangkan jika wanita tersebut berhijab, taat pada Allah dan menjaga kehormatan. Waduh, yang gini ini kayak nyari jarum ditumpukan jerami. Wow.

Memang sih keimanan itu hubungan kita dengan Allah saja. Tapi sungguh ketaatan itu bercahaya. Begitu pula keikhalasan dan ilmu. Semua berpendar layaknya berlian yang diasah dengan sangat presisi dan hati-hati. Tak perlu banyak tutorial untuk membuatnya berkilau. Tak perlu repot menambal dengan aneka kosmetik mutakhir. InshaAllah ia akan nampak cantik dan bercahaya. Ia tak takut dengan kerutan karena itu penanda samakin dewasa dan mumpuni keilmuannya. Ketika ia bicara yang muncul adalah ilmu nan gemerlap. Bahkan ketika ia melucu pun tetap berilmu. Waduh susah juga ya #garuk2hidung ^_^
Nah, ternyata cantik itu begitu dekat dengan keseharian seorang muslimah. Taat, sopan, berilmu, penyayang, penghibur sesama, dan masih banyak akhlak mulia yang melekat bersamanya kata cantik. Subhanallah.

Benarlah ketika Ibnu Abbas berkata:
“Sesungguhnya amal kebaikan itu akan memancarkan cahaya di dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rizki dan menumbuhkan rasa cinta di hati manusia kepadanya. Sesungguhnya amal kejahatan itu akan menggelapkan hati, menyuramkan wajah, melemahkan badan, mengurangkan rizki dan menimbulkan rasa benci di hati manusia kepadanya.” (Tafsir Ibnu Katsir (IV/204)).

Ayuk Saudariku kita mempercantik diri dengan ketaatan kepada Allah, keilmuan yang benar, keikklasan dalam beramal, dan semangat memberi manfaat. Subhanallah itu benar-benar meningkatkan derajat kecantikan seorang perempuan. Right?.......

By: @princessalma

Jumat, Februari 14, 2014

Romantic Swing




Only one thing
Makes a dream  impossible:
The fear of failure 
(Paulo Coelho)


Ketika kecil saya sering membaca kisah-kisah klasik semisal tulisannya Enid Bylton. Dan buku-buku lawas tentang asyiknya bermain ayunan di belakang atau halaman rumah. Nah, karena obesesi itulah yang memaksa saya memanjat tangga dan memasang tali tambang dan mengaitkan sebuah ban bekas untuk ayunan anak-anak di depan rumah kami.




Sebuah ayunan akan menjadi kenangan yang tak terlupakan buat anak-anak kelak #mungkin. Nanti biarlah mereka membuat ayunan langkahnya sendiri untuk masa depan mereka.

Ayunan sederhana buatan emak. Yang menjadi rebutan lima anak…..:)
sebuah ayunan tempat si abang jika ngambek.....merenung menatap jalan....:P

Capture Your Smile

 









ketika saya lelah tetapi saya masih bisa tersenyum
 itu artinya saya masih bisa merasakan BAHAGIA 

right?

Rabu, Februari 12, 2014