Ciaaatttttt


Ciaaatttttt……

film yang menginspirasi
Salah satu film favorit di rumah kami adalah The Karate Kid yang versinya Jadden Smith dan paman Jackie Chanfilm ini bagus loh. Kapan-kapan saya review deh. Saat ini saya Cuma mau berbagi tentang ekskulnya si sulung saya. Karena terinspirasi film diatas yang sudah di tonton berkali-kali.sampai Jackie Channya muntah-muntah dan Jadden Smithnya masuk angin. wkwkwkwkla gimana enggak adegan ciat-ciatnya di ulang ratusan kaliJ
Setelah bergerilya sana-sini. Akhirnya kami memutuskan mendaftarkan bang Osama di pencak silat tapak suci. Ssttt.sebenarnya ini ada bisikan dari si bapak yang dulu nyesel ga menyelesaikan latihannya jadi sekarang cuman inget dasar2nya doank dan gagal jadi pendekarnya Tapak Sucitapi lumayanlah bodi mirip pendekar#disambitclurit.:)


Sebenarnya si abang sudah liat Taek Wondo dan karate, juga suka nonton videonya wushu di You tube. Nonton kungfu juga. Taichi terus taifan dan ada banyaklah pokoknya. Niatnya abang pengen taekwondo tetapi tempat latihan lumayan jauh dari rumah dan rute kesana kalo doi naik sepeda harus berjibaku dengan bis-bis besar antar provinsi. Anaknya sih seneng-seneng aja, emaknya senep. Nah kebetulan deket rumah ada SD muhammadiyah yang ada ekskul Tapak Suci ini. Awalnya agak ragu mau daftarin kesana. Di terima ga ya?..maklum Osama kan ga sekolah di sekolah formal. Apalagi pelatihan di situ sepertinya khusus anak yang bersekolah di SD tersebut.harap maklum sebagai emak saya sudah pengalaman di tolak banyak SD kalau mau gabung di ekskulnya. Di deket rumah banyak sekolah dasar dan semuanya menolak kalau Osama ikut ekskulnya doankhiks. 
Tapi bukan emak namanya kalau kalah sebelum mencoba..#asahgolok.^0^,..akhirnya pas sore itu latihan saya nyegat guru Tapak sucinya. Agak keder juga sih. Secara yang saya deketin ini pendekarnya Tapak Suci. Kalau saya di tendang bisa sampai ke bulan eike.hahaha

pertemuan pertama tanpa seragam



Dan Mashaallah, saya nyesal agak suudhon dengan pelatihnya. Ternyata Osama langsung diterima. Pertemuan pertama itu malah langsung disuruh ikut latihan. Wooow senangnya. Meskipun pada pertemuan pertama itu emaknya harus stand bya nungguin. Tapi ga papalah. Melihat si abang senang emak pun girang. Singkat cerita akhirnya si abang terdaftar di Perguruan Pencak Silat Tapak Suci. Ikut serta sebagai peserta dasar. Alhamdulillah. Dan sekarang sudah beli seragam juga. Dan pelatihnya senang banget soalnya. Ada anak dari luar SD itu yang bergabung.
Dan sekarang si abang sudah sangat menikmati latihannya. Ciat-ciat pokoknya tiap hari.^_^










Warisan Terbaik

Warisan Terbaik


saya lupa gambar ini ngambil dimana...:(


Pada saat hari pembaiatan khalifah Al Mansur Rahimahullah, masuklah Muqatil bin Sulaiman rahimahullah. Kemudian sang khalifah pun berkata kepadanya:

"Berilah saya nasehat wahai Muqatil.."
Beliaupun menjawab:
"Saya beri nasehat dengan yang pernah saya lihat ataukah yang saya dengar..!!
Khalifah: "dengan yang engkau lihat.."
Muqatil: "Wahai amirul mukminin..!!
Umar bin Abdil aziz (khalifah yg terdahulu) memiliki 11 orang anak. Beliau meninggalkan warisan hanya 18 dinar, 5 dinar untuk membeli kafan dan 4 dinar utk membeli pekuburan beliau, sisanya 9 dinar dibagikan kepada 11 anaknya..
Dan Hisyam bin Abdul Malik (khalifah setelahnya) punya 11 orang anak juga, dan jatah warisan tiap anaknya 1 juta dinar. Demi Allah wahai amirul mukminin. Sungguh saya telah menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri disuatu hari salah seorang anak Umar bin Abdul Azis bersedekah 100 kuda perang untuk jihad fii sabilillah dan salah seorang anak Hisyam bin Abdul Malik, sedang mengemis didalam pasar..

Beliau melanjutkan nasehatnya,

"Orang-orang pernah bertanya kepada Umar bin Abdul Azis (sebelum wafatnya)
"Apa yang kamu tinggalkan untuk anak-anakmu?!"
(Karena umar terkenal dengan sedekahnya yg luar biasa)
Maka beliau (Umar bin Abdul Azis) pun menjawab:
"Saya meninggalkan untuk mereka ketakwaan kepada Allah, Jika mereka adalah orang-orang yang sholeh, maka sesungguhnya Allah adalah wali (pelindung) bagi orang-orang yang sholeh..
Jika mereka bukan orang yang sholeh, maka tidak akan saya tinggalkan sedikitpun yang membantu mereka bermaksiat kepada Allah.."

Renungkanlah..!!
Berapa banyak orang yang sibuk, bekerja keras, bersusah payah di dunia ini hanya demi menjamin kehidupan anaknya dimasa depan..
Mereka mengira, dengan uang atau harta yang ada setelah kematiannya adalah jaminan kehidupan bagi anak keturunannya..
Namun mereka lupa akan jaminan yang agung dan hakiki yg telah dijanjikan sang pencipta dalam kitab Nya..

Subhanalllah…APA YANG KITA TINGGALKAN UNTUK ANAK KITA KELAK…..

#DearSon.....Ya Allah Jagalah Mereka

Dear Son….

Kepada keempat anak lelakiku…kepada keempat lelaki mulia yang di amanahkan Allah padaku. Sungguh  diantara semua anugrah terbaik yang pernah Ummi terima adalah kelahiran kalian dalam hidup ummi. Subhanallah. Empat lelaki yang pernah ku lahirkan ke dunia.

Usamah dan Shuhaib bersama ustd. Farid Ahmad Okbah


Kepada abang Usamah Abdusshabuur
sang Panglima, sang Pembebas dan sang Penakluk Konstantinopel berikutnya. Sungguh tidaklah kami pilihkan nama Usamah untukmu sekedar perbuatan sia-sia. Sungguh bumi telah mencatat mereka yang lahir dengan naman Usamah adalah orang-orang yang mulia. Mereka semua adalah pencetak sejarah emas Islam. Dan jika engkau hanya menjadi manusia biasa maka sungguh engkau telah merusak sejarah anakku.

 Usamah adalah panglima termuda yang pernah dimilki Islam. Pahlawan kaum muslimin. Wajahnya memang tak setampan Shuhaib Arrumi ataupun Ammar bin yasir tetapi dia adalah kesayangan dari putra kesayangan Rasulullah Shalallahu Alayhi Wassallam.

Ayo abang Usamahku, taklukan dunia. Lihatlah betapa bumi itu luas. Betapa sempurnanya alam semesta. Tak inginkah engkau menaklukannya?....susuri padang rumput dan lembah Masai Afrika, sebrangi Samudra Pasific yang sering kau tonton dalam film Life of Pie, taklukan tingginya mount Everest dan air terjun angel Venezuela yang selalu kau lihat dalam film Up.  Tak ingin kah kau bertemu dengan  manusia-manusia yang bahkan tak pernah kita bayangkan pernah ada di muka bumi ini. Lihatlah gemerlapnya Alhambra dan Istambul yang pernah menjadi kejayaan kaum muslimin di Eropa. Dan jejakkan kakimu ke Haramain dan Bumi Syam. Sungguh mereka menantimu dengan harap-harap cemas. Khawatir sekali jika engkau tak ada dalam caravan para pembawa panji Islam. Bahkan Al-Aqsha berdebar-debar menantimu. Sungguh ummi berharap kelak Engkau termasuk barisan Thoifah Al-Mansurah.  AllahuAkbar.

Anakku, itulah mengapa kita memilih tidak sekolah. Karena kita hanya butuh lebih banyak membaca, lebih banyak melakukan perjalanan dan lebih banyak bertemu manusia.

Lihatlah Nak, betapa sekarang betapa banyak anak-anak perempuan yang berani mengelilingi dunia sendirian. Padahal mereka dikenai keterbatasan mahram dalam bersafar. Tidakkah Kau iri dengan mereka. Tidak Kah Kau juga ingin melihat seperti yang mereka lihat. 

Imam Syafi’I pernah berkata:
#1
Tidak ada tempat untuk bersantai bagi orang yang bernalar dan berbudi,maka tinggalkan tanah air dan berkelanalah.

Berangkatlah maka anda akan menemukan pengganti orang yang anda tinggalkan,bersusah payahlah karena kenikmatan hidup baru terasa setelah berpayah-payah.

Aku melihat bahwa air itu akan segera rusak(berubah warna) apabila diam tidak mengalir,Namun jika terus mengalir maka akan jernih dan bersih.

Seekor singa tidak akan buas sekiranya bumi ini tidak terhampar luas, dan andai kata anak panah tidak mau berpisah dari busurnya,niscaya tidak akan mendapat sasaran (mangsa).

Andai kata mata hari tidak mengitari cakrawala ini, tentu manusia di dunia ini sudah bosan hidup(mati) tanah dan pasir ditempat manapun sama saja, Namun tanaman yang tumbuh diatasnya selalu berbeda-beda.

Maka jika anda mau berkelana,tentu akan menemukan kemuliaan yang berharga bagaikan emas permata.

#2
akan ku jelajahi negri-negri betapapun jauhnya,hingga tercapai cita-citaku atau sampai aku mati di pengasingan
jika diriku mati, maka kepada Allah jua kembalinya, dan jika aku selamat maka sebentar lagi aku akan kembali.



Jadilah Singa Islam Anakku… Tidak ada ketakutan kepada siapapun kecuali kepada Allah. Tiada ketaatan kecuali ketaatan kepada Allah….sungguh kemuliaan bagi manusia yang menjadikan hidupnya hanya untuk Allah.  Jangan kembali pulang sebelum membawa kemenangan.



Kepada Anakku Shuhaib Abdurrahman….

inilah Sang penghafal Qur'an kami..
saat ini Shuhaib menghafal Qur'an di sebuah Rumah Tahfidz Anak....

Kepada sang penghafal Qur’an, calon ulama ummat, dan pelanjut tradisi para anbiya. Sungguh ummi hanya bisa terisak ketika kau sedang menghafal ayat-ayat suci. Ummi mu yang jahil ini selalu berdoa semoga Allah selalu menjagamu, menjaga dirimu dari kemaksiatan, menjagamu dari fitnah dunia dan menjagamu dari fitnah wanita. Wahai putra ummi yang tampan. Ketika Kau lahir dengan wajah rupawan maka terbersit lah nama sahabat Shuhaib Arrumi. Sahabat yang memiliki wajah tampan, berhati emas dan pedagang yang dermawan. Yang meninggalkan kekayaan di belakangnya demi mengikuti hijrah Nabi yang mulia.

Dalam doa panjang ummi untukmu selalu terlantun doa agar kau menjadi penjaga kitabullah. Wahai Sang penghafal kitab mulia. Mendengarkanmu melafalkan hafalan qur’anmu dalam setiap waktu-waktumu membuat semua masalah dunia menjadi kecil. Dalam setiap salat malam dan puasa sunnah yang sudah kau lazimi sejak dini usiamu menjadi penerang jalan ummi dan abi untuk berusaha selalu menjaga agar harta yang kami usahakan adalah harta yang halal. Agar jangan sampai sang penghafal Qur’an kami kehilangan satu saja huruf dari hafalannya hanya karena harta yang haram.
Ya Allah, penjaga setiap hati manusia…jagalah calon ahli ilmu ini, jagalah penghafal Qur’an kami, jagalah ia sampai ia dewasa….dan menjadi penerang untuk ummat. Menjadi Ulama yang tidak takut kepada siapapun kecuali kepada-Mu, yang tidak silau dengan harta dan gemerlapnya dunia…karena ia telah membeli surga….Ya Muqollibal Quluub…tsabit Qolbi ‘aladinnika…





Kepada anakku Zubair Abdurrahim….



sang arsitek dunia Islamsang penjaga dienullah..yang marah jika Islam di hina dan lemah lembut kepada kaum muslimin. Layaknya Zubair bin Awwam sang Hawariyyun Rasulullah…sahabat karib para ulama dan para pejuang islam….sang penyejuk jiwa orang-orang yang lemah, sang pembawa berita gembira bagi orang-orang yang tertindas.

Wahai Zubair, jagalah jasadmu agar selalu kuat. Sungguh Allah mencintai mukmin yang kuat daripada mukmin yang lemah…karena dalam kekuatan Kau bisa menjadi penenang bagi kaum muslimin yang lemah. Wahai putra Ummi yang tampan dan pandai merebut hati. Senyum menawan dan bersuara lantang. Sungguh sifat riang dan penyejuk hati yang ada padamu akan menjadi saksi pada hari kiamat jika Engkau menggunakannya untuk kemuliaan Islam. Dari Syam kau berangkat di Al Aqsha kita berkumpul.

Add caption

Kepada putra ummi Mush’ab Abdullah….





Wahai kesayangan ummat. Wahai lelaki mulia berwajah tampan. Kami nisbatkan namamu pada sahabat mulia Mush’ab bin Ummair. Yang meninggalkan harta berlimpah dan gelar bangsawan hanya untuk mengikuti agama yang mulia pilihan Allah.

Hendaklah begitulah Engkau kelak anakku. Sungguh dunia itu kecil dan hanya setets air yang tersisa di ujung jari ketika dicelupkan ke samudra luas. Tidak bernilai apa-apa jika tidak dinisbatkan untuk Islam. Jadilah penerang ummat. Penjaga Haramain dan bumi Syam. Penjaga kaum muslimin dan penjaga kehormatan kaum muslimah yang hari ini ternodai. Jagalah mereka dengan ketaatanmu dan ilmu yang harus kau raih dan jaga dari sekarang. Jangan pernah berputus asa menuntut ilmu dien.
Wahai Mush’ab sang penanda kemenangan. Gunakanlah harta mu kelak untuk kemuliaan islam. Jadilah donatur kemenangan kaum muslimin. Wahai Mush’ab, Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu….



Kepada semua anak lelaki ummi. Jadilah sebenar-benarnya lelaki. Taat kepada Allah, bakti kepada ayah-ibu dang menghormati wanita dan kaum yang lemah. Tidak pantas bagi kalian menghinakan wanita anakku. Karena yang menghinakan wanita adalah para pecundang dan perusak Agama.

Kepada semua anak lelaki ummi. Hiduplah itu hanya sekali maka hiduplah dalam kemuliaan islam. 


Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a'yun waj'alna lil muttaqiina imaama (QS : Al Furqan , 74)
"Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

ya Allah penjaga hati setiap manusia..jagalah hati-hati anakku agar selalu tetap dalam ketaatanan kepadaMu, Jagalah mereka dalam kemuliaan Islam, jangan sampai ada satupun yang terlepas dari genggaman Islam....

Ya Allah pemberi kemuliaan kepada setiap Hamba...berilah kemudahan bagi anak-anakku untuk menuntut Ilmu, menjaganya dan mengamalkannya untuk kebenaran dan Kemuliaan Islam...

Ya Allah penguasa Langit dan Bumi...berilah anak-anakku kemudahan dalam mengumpulkan harta yang halal dan memanfaatkanya untuk kemuliaan agama-Mu

Ya Allah  kutitipkan anak-anakku pada Penjagaan-Mu..kami hanyalah manusia yang lemah, jagalah mereka di waktu terang dan di waktu gelap, jagalah mereka di waktu lapang maupun sempit....

Jagalah mereka Ya Allah...Amin..

Celebrate My Journey to Motherhood with Acer Slim Series

Beri Reward untuk hidup-Mu....
Rayakan hidup kita

Sebagai perempuan saya juga punya banyak mimpi. Dan saya yakin jika kita menginginkannya kita bisa mendapatkannya.
 “Kekuatan keyakinan membuatmu merangkul alam semesta bersama keinginan-keinginanmu #SRUDUKFOLLOW". (@jayteroris)

Ada banyak hal yang bisa kita raih jika kita mau. Keterbatasan bukan halangan untuk mendapatkannya. Selain menuliskan impian yang ingin saya raih saya punya sebuah box kaca yang disebut sebagai gelembung keinginan dan saya menamakannya ‘DREAM BOX”. Ini saya tiru dari sebuah blog emak2 blogger yang lain. Tapi saya lupa siapa ya? Oyyy...yang merasa punya ide itu silakan bunyi...terima kasih banget yaaaa untuk idenyaaaa #sambilbungkuk2 ala Lee Min Ho...
Kotak kaca itu berisi kertas yang bertuliskan sesuatu yang saya tuliskan dan juga potongan2 gambar benda-benda atau tempat-tempat yang ingin saya kunjungi. Karena saya rasa kalau cuman dituliskan itu kurang lengkap jadi harus ada sebuah bentuk lain yang lebih menunjukkan kegigihan kita dalam menginginkan hal tersebut.

my DREAM BOX







Selama ini dream box itu saya isi dengan banyak hal impian saya..#kemarukbanget…dan biasanya Alhamdulillah sudah ada yang sebagian terwujud…wow. Dari hal-hal sepele semacam panci presto sampai gambar Ka’bah ada didalamnya….hehehe. Bahkan sampai mereknya pun saya sebutkan atau tuliskan secara khusus. Hahahaha. Kenapa merek sampai saya sebutkan secara khusus ya biar ga dapat yang abal-abal, entar klo cuman kasih gambar panci presto yang asal dapetnya ya merek ecek-ecek…..wah rugi Bandar…^_^
 
Acer Aspire E1-342 masuk dream box saya..hurayyy





Nah sejak tahu Acer ngeluarin produk terbarunya yakni Acer Aspire slim series saya masukkanlah gambar Acer Aspire E1-432 ini ke dalam dream box itu.
Kenapa sampai Acer Aspire Slim series ini layak masuk dream box saya? Selama ini saya membiasakan diri untuk memberikan reward untuk suatu usaha yang berhasil saya penuhi atau saya capai. Ya semacam penghargaan untuk diri sendiri. Kan katanya orang yang menghargai diri nya sendiri akan mudah untuk menghargai orang lain….#alasan. Nah saya ingin menghargai dan memberikan reward untuk diri saya atas kedisiplinan saya dalam menulis di blog. Terutama menulis di blog fiksi. Karena dulu jujur saya meninggalkan menulis fiksi karena saya pikir itu membuat orang berkhayal yang enggak-enggak. Utopia banget kan dunia fiksi itu. Tapi ternyata setelah membaca banyaknya komentar positif di novel-novel saya di blog fiksi bisa di baca disini. Saya jadi sangat menghargai para penulis fiksi yang yang inspiratif. Nah saya ingin reward saya untuk disiplin menulis di blog fiksi nanti adalah sebuah laptop. Dan laptop itu adalah Acer Aspire E1-432. Yeay….oye-oye….#senyummanis
 
ini salah satu isi my dream box saya...amiiin

Selain itu banyak hal yang membuat komputer jinjing Acer slim series ini layak saya miliki.

Emak butuh laptop yang ringan untuk di bawa kemana saja

Akhir-akhir ini jadwal Emak School saya dan teman-teman mulai padat. Sekolah gratis untuk para emak ini mulai banyak permintaan..#deuuu..jadi ‘Emak Panggilan’ ceritanya. Nah kalau saya eksyen di kelas emak School itu saya masih bawa-bawa si baby yang sekarang beratnya juga udah lumayan. Nah butuh banget dengan laptop yang ringan dan tipis. Kan Acer Aspire E1 432 itu tipis lebih tipis 30% dari laptop merek lain dikelasnya. We-O-We banget kan. Selain itu sebagai penghargaan untuk ilmu juga sih meskipun kelas kami beralas tikar butut tapi di meja nangkringAcer Aspire E1-432 jadi bisa tampil keren dengan notebook slim yang paling tipis di kelasnya. Apalagi Desain pattern bintang-bintang yang dinamakan Starry Swirls pada casing dan keyboardnya jadi para emak-emak di depan saya lebih percaya kalau saya membawakan materi. Kan laptopnya keren begitu masa orangnya enggak ….#langsungmual2…


Emak kebelet banget punya laptop yang bisa multitasking

Ya iyalah, emak-emak itu kan idnetik dengan ‘ segala bisa’. Dengan Acer Aspire Slim Series semua kebutuhan digital bisa tertangani dengan satu alat saja. Kemampuan olah data yang luar biasa dimana Acer Aspire E1-432 menggunakan prosesor Intel 4th Gen terbaru, atau lebih dikenal dengan kode nama Haswell. Dan di susupkan prosesor Intel® Dual Core Celeron® Processor 2955U yang memiliki dua buah inti (dual core) dan berjalan pada kecepatan 1.40 GHz. Aw-aw-aw….
Jadi bisa untuk kerja. Selama ini untuk menunjang usaha kami menggunakan PC. Karena pekerjaannya banyak berhubungan dengan dunia desain grafis dan printing. Laptop saya selama ini lebih banyak saya gunakan untuk pekerjaan ringan semacam mengetik, untuk presentasi, mengirim email, menonton film, main game yang ringan dan internetan jika bepergian. Terkaget-kaget waktu melihat spesisfikasi dari Acer Aspire Slim Series. Dimana prosesor Intel Celeron 2955U ini sudah terintegrasi dengan Intel HD graphics terbaru. Itu keren banget untuk desain grafis. Bahkan untuk para gamer itu cocok banget.
Selain itu notebook ini memiliki batrei yang tahan lama. Baterai dengan kapasitas 2500 mAh ini dapat bertahan hingga 6 jam (359 menit) untuk memutar konten multimedia (film HD), dan berkisar 3-4 jam saat menjalankan game. Betah banget kalau gini. Bioskop pindah ke rumah ceritanya.
Selain itu meskipun notebook ini tipis tetapi segala kelengkapannya sempurna-na-na-na. kadang ka nada yang tipis tapi ada beberapa fitur yang dikurangi. Nah, AcerAspire Slim Series ini dilenkapi semua fitur yang kita butuhkan. Segala colokan ‘ kemana saja’ ada didalamnya. Mulai dari tiga buah port USB yang salah satunya USB 3,0 (transfer data lebih cepat 10x lipat) sudah , sebuah card reader untuk SD card dan MMC. Jadi buat yang hobi foto-foto bisa langsung narsis. Daaan …untuk berselancar di dunia maya Acer Aspire E1-432 ini menyertakan satu buah port LAN (RJ-45) yang dapat digunakan tanpa memerlukan converter apapun, dan sebuah wireless adapter Acer Nplify 802.11b/g/n untuk berselancar menggunakan jaringan hotspot. Wow ini benar-benar menghargai diri sendiri kalau sampai memberikan reward ini untuk diri sendiri. Gimana enggak? Selama ini kadang kita sebagai emak itu eman membelikan diri sendiri benda yang bagus dan layak. Alasannya pasti lebih baik untuk anak-anak. Padahal jika kita bisa menjalani peran sebagai emak dengan bantuan benda yang bagus kenapa enggak. Tugas kita pasti lebih ringan. Hati kita bahagia. Dan jika kita bahagia itu menular kepada orang-orang di sekeliling kita.

So, mari kita rayakan kebahagiaan kita sebagai emak. Celebrating Journey to Motherhood dengan hidup bahagia, sehat, bermanfaat dan berkarya. Dan biarkan Acer Slim Series membantu kita dan semesta mengaminkan semua mimpi kita....cheers...^_^



“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan AcerIndonesia.”


Buaian

Dalam Buaian






Pipiku terasa dingin dan lembut

Tersaput angin yang berdesir lembut

Mengayun ringan

Tidak terburu-buru tetapi tidak juga santai

Pas

Tepat

Nyaman

Menenangkan

Ibu, aku menyukai buaianmu

Selalu

Sepanjang umurku


“The life you have left is a gift. Cherish it. Enjoy it now, to the fullest. Do what matters, now.” (Leo Babauta)



“The life you have left is a gift. Cherish it. Enjoy it now, to the fullest. Do what matters, now.” 
(Leo Babauta)





Hidup koq ga pernah tenangkapan sih bisa menikmati hiduphadoh itu sih pikiran orang yang lemah menanti keajaiban.


Sayangi dirimu. Jangan pernah memaksakan hidup untuk menjalani yang tidak pernah kita sukai. Di awal perjuangan sih bolehlah merasa begitu berat tetapi tujuan hidup harus jelas.



Hidup itu pilihan Say. Hayo pilih lagi donk yang benar-benar terbaik. Jangan terdiam tersedu. Waktu tidak menunggu

Kisah empat orang ABG dan mimpi besar yang terkabul

Bermula dari MIMPI
 Empat Orang ABG tercatat nama mereka dalam 
Sejarah Emas Islam
 
images from flickr


Sebuah kisah nyata dari empat orang hebat yang pernah dimiliki oleh Islam.
so< jangan pernah meremehkan mimpi anak-anak. 

Syahdan, empat orang ABG tengah berkumpul di depan Ka’bah. Udara cerah. Panas mentari pagi menghangatkan hati. Menghibur diri. Mereka bercengkrama. Adu bicara. Berdiskusi. Beradu mimpi. Asik sekali. Nyata benar betapa berkualitas celoteh dan canda mereka. Buah lingkungan yang sahih. Tarbiyah yang sholih.

Abdul Malik, salah seorang remaja berkata;

“Ya Abdullah!” Panggilnya dengan ramah pada sahabatnya,
“Apa yang menjadi mimpimu kelak?”

“Aku ingin menjadi Amir di Haramain.” Jawab Abdullah mantap. Menyebut dua kota suci Makkah dan Madinah itu.

“Semoga Allah memberkahi cita-citamu” Kata Abdul Malik.

“Aamin..!” Yang lain meng-aminkan.

“Kalau kau Mush’ab, Apa mimpimu kelak?” Lanjut Abdul Malik lagi

“Aku ingin menaklukan dan menguasai wilayah Syam, Irak dan Persia!” Senyumnya mengembang.

“Semoga Allah memberkahi mimpimu.” Lanjut Abdul Malik lagi.

“Aamin.” Yang lainpun mengaminkan.

“Dan Kau sendiri, apa mimpi besarmu wahai Abdul Malik?” Giliran Abdullah bertanya.

Abdul Malik menatap langit. Pandangan yang tajam. Menembus awan putih. Seakan ingin melongok buku takdir yang tercatat di langit sana.

“Aku” Kata Abdul Malik pelan. “Aku ingin menguasai dunia ini” Suaranya pelan. Seakan berbisik. Lalu senyap.

“Semoga Allah memberkahi mimpimu!” Suara Abdullah memecah kesunyian sesaat.

“Kini kau, apa cita-cita hai Urwah?” Abdul Malik melanjutkan. Urwah, remaja paling muda itu menjawab mantap

“Semoga Allah memberkahi semua mimpi-mimpimu untuk menguasai negri. Tapi kalau Aku sendiri..” Urwah memotong kata-katanya. Mengambil nafas, lalu berkata lagi, “ Aku ingin menjadi seorang Aliman – Amilan. Orang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya.”

“Aamin!” Yang lain serentak meng-aminkan.

Berlalu bulan dan tahun. Sejarah berlari. Mencatat segala even. Membuat segala momen. Mewujudkan doa dan harap. Buku takdir terbuka. Dan nyatalah kebesaran-Nya. Doa dan mimpi para remaja, kini benar-benar di depan mata. Wujud. Ada. Nyata. Abdullah Putra Zubair RA, benar-benar menjadi Khalifah di dua daerah suci, Mekah dan Madinah. Mush’ab bin Zubair, adik Abdullah, pun Allah perkenankan menjadi Amir di wilayah jauh hingga ke Persia. Tak berbeda dengan Abdul Malik bin Marwan, menjadi Khalifah Bani Umayah, menguasai hamper separuh dunia. Dan terakhir, Urwah putra Zubair ketiga, menjadi guru besar di Madinah. Mengajar beragam ilmu. Mengabdi setiap waktu.


Dalam momen-momen hidup. Segala peristiwa ada. Dan nyata. Berawal dari mimpi. Sebuah mimpi. Kekuatan mimpi adalah modal husnudzon pada Allah. Kekuatan harapan. Optimisme. Obsesi. Cita-cita. Dan doa. Lalu kerja. Kemudian waktu dan sejarah akan membuat takdirnya jadi nyata.


NB: ini adalah kisah nyata dari sebagian sejarah emas pemuda dalam Islam......Subhanallah
bisa di baca di buku tulisan Muhammad Suwaid " Manhaj at-Tarbiyyah an-Nabawiyyah lil-Thifl atau terjemahannya Mendidik Anak Bersama Nabi"....

Mirror






Family faces are magic mirrors. Looking at people who belong to us, we see the past, present, and future

(Gail Lumet Buckley)

Jingga menyapa





Dan senja menyapa

Sebentar, sebentar sahaja

Ku cuba menahannya

Tak lama, sehembusan nafas sahaja

Tetap tak bisa


Ah, saya,  senja……cukuplah sempurna

Belajar dan Bermain bersama Acer Aspire Slim Series membuat Dunia menjadi Luas

Belajar dan Bermain bersama Acer Aspire Slim Series membuat Dunia menjadi Luas





Ada yang ingat lirik lagu Que Sera-Sera? Kalau ga ingat ini saya kutipkan…


 Que Sera Sera
(Whatever will be will be)
When I was just a little girl,
 I asked my mother..,
 "What will I be?
Will I be pretty?
Will I be rich?" Here's what she said to me:
"Que sera.., sera.., Whatever will be, will be;
The future's not ours to see. Que sera, sera, What will be, will be."  
When I was just a little boy, I asked my mother..,
 "What will I be?
Will I be handsome?  
Will I be rich?" Here's what she said to me: "Que sera.., sera..,
Whatever will be, will be;
The future's not ours to see.  
Que sera, sera, What will be, will be."






Saya, pantai, senja, keluarga, belajar dan rasa syukur  adalah sempurna. Ya bagi saya kesempurnaan itu sederhana. Dulu ketika kecil saya membayangkan tinggal di kota, maklum saya anak pedalaman, sinar lampu yang terang benderang itu pasti indah pikir saya. Mimpi hidup dengan berlimpah listrik itu rasanya mewah. Hidup dan besar di pedalaman Kalimantan yang di lingkupi hutan tropis itu rasanya ga ada apa-apanya dibanding hidup di kota. Ternyata, saat ini saya merasakan rindu yang berdarah-darah dengan kampung halaman. Dengan rumah panggung dari kayu besi, atap sirap, suara burung Enggang yang riuh, ramainya suara lutung yang bersahut-sahutan, ayam hutan yang berkokok panjang (kalah ayam jago tetangga yang katanya ayam Arab itu dengan ayam hutan di pedalaman sana), suara ribut air sungai (yang memanggil-manggil untuk di renangi) dan bau hutan.


Bagaimana indahnya mendengar suara garempung yang bersahutan di malam hari. Sesekali suara babi hutan. Ketika malam hari datang bersiap-siap lampu minyak untuk penerangan. Listrik masuk kampung kami ketika saya sudah di penghujung sekolah dasar.


Saya sampai bingung bagaimana harus menjelaskan pada anak-anak bagaimana asyiknya bertemu gerombolan rusa di jalan setapak di kampung sana. Bagaimana asyiknya ketika kita melewati sungai di sore hari dan dipinggiran sungai masih banyak gerombolan banteng yang minum di pinggiran sungai. Bertemu buaya ketika bersampan. Melihat ular sebesar batang pohon. Dan masih banyak keajaiban yang sepertinya hari ini hanya ada di internet dan kebun binatang. Hiks...


Hari ini apa sih yang tidak bisa kita temukan di internet. Bahkan ‘surga- neraka’ sekalipun ada internet....#dijitak Ustadz Felix Siauw...:)))

http://www.technologyreview.com/news/506466/given-tablets-but-no-teachers-ethiopian-children-teach-themselves/

 "Daripada memberi tes tentang apa yg anak ketahui, jauh lebih baik jika anak belajar bagaimana belajar"


Saya tidak bisa membayangkan jika hari ini kiamat internet itu terjadi. Gagap, bingung atau malah mengutuk. Bicara tentang internet maka enaknya bicara juga tentang perangkat kerasnya. Semisal PC dan computer jinjing. Hari ini laptop tak ubahnya kebutuhan seperti beras (maksa…^0^)…tetangga saya saja baru kelas lima SD sudah dibelikan netbook karena kata ayahnya untuk persiapan menghadapi ujian..jiaaah kalah anak kuliahan (emang seberapa berat sih ujian anak SD hari ini, maklum anak saya ga sekolah, hehehe).


Tapi memang ga bisa protes la wong bayi-bayi kita sekarang saja bangun tidur langsung nyari lepi. Minta disetelin Ipin-Upin.


Teknologi seperti pedang bermata dua. Bermanfaat di satu sisi. Berbisa disi yang lain. Saya jelas memilih untuk mengambil manfaat sebanyak-banyaknya. Sehingga tak heran perangkat komputer dikenalkan pada anak-anak dirumah kami. Apalagi komputer sangat membantu saya dalam proses pembelajaran sekolah rumah keluarga kami. Jadi bisa dibilang bermain komputer adalah makanan kami sehari-hari. Bahkan jika berlatih soal pun anak-anak saya perbolehkan berdiskusi dan dan membuka internet. 


Seperti yang saya kutip dari sebuah tulisan

Mengajar di lingkungan dimana internet dan diskusi diperbolehkan dalam ujian akan menjadi sangat berbeda. Kemampuan untuk menemukan berbagai hal dengan lebih cepat dan lebih akurat akan menjadi kemampuan penting. Kemampuan untuk menentukan antara berbagai alternatif, kemudian menempatkan fakta-fakta bersama untuk menyelesaikan masalah akan menjadi kemampuan yang kritis. Inilah kemampuan yang sangat dicari oleh para pemilik perusahaan.



http://www.flickr.com/photos/kekekekekekeke/471614753/sizes/z/in/photostream/

bayangkan kalau outing harus membawa PC setebal bantal begitu...:)



Membayangkan ketika kami outing di sawah dengan Acer Aspire E1 Slim Series yang ringan itu. Sambil menangkap kodok dan anak yang lain membuka laptop Acer yang didukung performa Intel® Processor di dalamnya“ untuk mencari informasi tentang kodok di internet pasti sangat luar biasa. Apalagi Acer Aspire E1 Slim Series itu ringan dan tipis jadi mudahlah ditenteng anak-anak. Kemudian membawa telur kodok dalam toples kaca untuk dipelihara di rumah. Disimpannya di bawah tempat tidur. Jadi setiap hari bangun tidur anak-anak melongok ke bawah tempat tidurnya untuk memastikan seberapa besar ‘anak’ mereka sekarang…^_^….kemudian mencatatnya di laptop mereka dan mencocoknya dengan pendapat wikipedia di mbah Gugel. Woow pasti luar biasa….#ngarep.

images from: dari sini 


Atau ketika kami mecoba suatu resep masakan yang kami contek dari sebuah situs masakan lengkap di internet dengan menggunakan laptop. Karena keunggulan Acer Aspire Slim series adalah penggunaan layar LED HD sehingga gambar di layar persis seperti aslinya. Jadi anak-anak lebih mudah untuk membuatnya masakan yang sesuai aslinya. Paling tidak tampilan semirip aslinya..#soal rasa entar urusan belakangan...#sambilngelirik Chef Arnold...


Bahkan Acer Aspire Slim Series juga nyaman digunakan untuk menggambar dan bermain games edukasi yang banyak bertebaran di dunia maya. Dengan Intel HD Graphics yang tertanam didalam prosesor berbasis Haswell ini menghasilkan performa yang jauh lebih baik. K-E-R-E-N…. sangat membantu buat anak-anak dengan gaya belajar visual seperti anak-anak saya.



Begitulah kami bersama anak-anak belajar. Hari ini kami hanya menemani anak-anak menggapai mimpinya. Biarlah mereka yang memilih. Biarlah mereka yang menentukan takdirnya sendiri dengan mempelajari banyak hal. Biarlah mereka bermain dan mempelajari banyak hal sebanyak mungkin. Itulah kenapa kami memilih metode Homeschooling bagi anak-anak. Dan kami membantu mereka dengan menemani mereka dengan sumber dan teman belajar yang ampuh. Itulah mengapa perangkat sebagai teman bermain dan belajar itu harus mumpuni. Acer aspire Slim Series sangatlah luar biasa untuk di gunakan bersama anak-anak. Untuk mempelajari banyak hal dengan cepat dan akurat. Dan tentu saja tetap dalam pengawasan dan bimbingan kita sebagai orangtua.

Sehingga mereka Belajar bagaimana Seharusnya Belajar.  Karena The future's not ours to see. Que sera, sera, What will be, will be







“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan AcerIndonesia.